PUSAT KOMUNITAS OTOMOTIF DI SEMARANG

HUTAPEA, STEVE BENJAMIN HALOMOAN (2026) PUSAT KOMUNITAS OTOMOTIF DI SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.A1.0015 - STEVE BENJAMIN HALOMOAN HUTAPEA-COVER_a.pdf

Download (877kB) | Preview
[img] Text
22.A1.0015 - STEVE BENJAMIN HALOMOAN HUTAPEA-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
22.A1.0015 - STEVE BENJAMIN HALOMOAN HUTAPEA-DAPUS_a.pdf

Download (806kB) | Preview
[img] Text
22.A1.0015 - STEVE BENJAMIN HALOMOAN HUTAPEA-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (852kB)

Abstract

Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah menjadi pusat dan memiliki peran yang besar dalam jaringan transportasi. Pertumbuhan jumlah transportasi seperti kendaraan di kota ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Perkembangan otomotif di Kota Semarang juga ikut berkembang menjadi salah satu hal yang terlihat dari Kota Semarang. Hal ini bisa terlihat melalui beragamnya komunitas otomotif, khususnya pecinta mobil yang menganggap bahwa mobil bukan hanya alat transportasi melainkan lebih dari itu. Bagi sebagian orang otomotif adalah salah satu bentuk ekspresi diri yang disalurkan melalui modifikasi, restorasi, hingga mengoleksi. Tetapi ruang untuk pecinta otomotif di Kota Semarang masih tergolong terbatas. Banyak sekali aktivitas komunitas otomotif dilakukan di area terbuka, lokasi parkir, hingga area umum yang sebenarnya tidak dirancang untuk fungsi tersebut. Hal ini menimbulkan melambatnya perkembangan otomotif di Kota Semarang, serta seringkali menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna ruang publik lainnya. Dari kondisi memperlihatkan urgensi untuk kehadiran suatu wadah bagi pecinta otomotif yang dimana dapat dilakukan berbagai kegiatan otomotif bisa berlangsung secara aman, terarah, dan produktif. Bangunan Pusat Komunitas Otomotif di Semarang bisa memberikan solusi untuk permasalahan tersebut. Fungsi dari bangunan ini bukan hanya sebagai bengkel atau sarana perawatan kendaraan, tetapi juga sebagai ruang yang lengkap serta mampu menghadirkan pengalaman lebih luas dan unik bagi pecinta otomotif maupun masyarakat umum. Fasilitas umum seperti museum otomotif serta kafe dan resto yang bisa dinikmati oleh siapapun. Dengan begitu tempat ini bisa digunakan bukan hanya untuk pecinta otomotif melainkan semua orang bisa merasakan tempat ini. Dengan sarana ini menciptakan sisi sosial yang berpotensi untuk menghadirkan ruang interaksi yang inklusif. Pecinta otomotif dari latar belakang yang berbeda dapat berkumpul, berbagi pengalaman, serta memperluas jaringan sosial melalui kegiatan yang difasilitasi secara baik. Selain itu bangunan ini juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat otomotifnya dalam bentuk yang positif, terarah, dan bermanfaat. Pemilihan lokasi berada di Semarang didasari oleh lokasi strategis sebagai ibu kota Jawa Tengah sekaligus pertemuan transportasi pantura antara Jawa Barat dan Jawa Timur. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang semakin tinggi, beserta berkembangnya aktivitas komunitas otomotif walaupun belum adanya fasilitas yang mendukung. Kehadiran Pusat Komunitas Otomotif di Semarang akan menjadi solusi sebagai wadah hobi, komunitas, dan industri kreatif otomotif, sekaligus memperkuat citra kota Semarang sebagai pusat otomotif yang modern, aman, dan bersaing

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Architecture and Design
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 14 Oct 2026 04:30
Last Modified: 14 Oct 2026 04:30
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40262
Keywords: Semarang, otomotif, komunitas, bengkel, transportasi

Actions (login required)

View Item View Item