SITORUS, ALDI TRI SAPUTRA (2026) PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN TAMBAH FLY ASH DAN METAKAOLIN TERHADAP PERFORMA KUAT TEKAN MORTAR. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
25.B1.0073-ALDI TRI SAPUTRA SITORUS_cover.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
25.B1.0073-ALDI TRI SAPUTRA SITORUS_isi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
25.B1.0073-ALDI TRI SAPUTRA SITORUS_dapus.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
25.B1.0073-ALDI TRI SAPUTRA SITORUS_lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis dampak penambahan bahan tambah fIy ash dan metakaolin terhadap performa kuat tekan mortar. Mortar dirancang dari campuran semen Portland Composite Cement (PCC), pasir sebagai agregat halus, dan air mengikuti mix design astm c270 (f’c = 7 MPa). Variasi substitusi mencakup fIy ash dan metakaolin masing-masing 10%, 15%, 20% dari total berat semen, ditambah kombinasi fIy ash-metakaolin 10 - 10% dan 20 - 20%. Pengujian bahan meliputi uji saringan, kadar lumpur, berat jenis, kadar air, konsistensi semen, maupun waktu pengikatan. Sampel uji ukuran 5 cm × 5 cm × 5 cm direndam (curing) dengan umur 28 hari, kemudian diuji kuat tekan dengan alat Compression Testing Machine (CTM). Hasil pengujian mengindikasikan kuat tekan mortar normal rata-rata 8,5 MPa. Penggunaan fIy ash menghasilkan nilai 9,83 MPa (10%), 10,16 MPa (15%), dan 12,83 MPa (20%). Sementara metakaolin mencapai 9,16 MPa (10%), 11,16 MPa (15%), serta 12 MPa (20%). Komposisi gabungan fIy ash-metakaolin 20-20% memberikan hasil optimal 13,83 MPa, atau peningkatan 62,7%. Analisis regresi polinomial menggambarkan tren hubungan positif yang signifikan antara proporsi bahan tambah dan kuat tekan. Kesimpulan pada penelitian ini penggunaan fIy ash dan metakaolin, baik terpisah maupun gabungan, berhasil meningkatkan kuat tekan mortar berkat reaksi pozzolanik yang menghasilkan ikatan tambahan. Komposisi terbaik adalah fIy ash 20% + metakaolin 20% (13,83 MPa). Studi ini menyediakan solusi pengurangan semen dengan hasil performa mortar yang lebih baik, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah industri fIy ash namun, nilai hasil ini masih relatif untuk menemukan dosis optimum dari penggunaan fly ash dan metakaolin, maka dari itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan dosis optimum melalui analisis regresi non linear.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 09:28 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 09:28 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40052 |
| Keywords: | mortar, bahan tambah, fly ash, metakaolin, kuat tekan mortar |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
