SUKMADEWI, NYOMAN DHYAH SATHYA (2026) HUBUNGAN KETIDAKHADIRAN AYAH DENGAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA AKHIR. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.E1.0151-NYOMAN DHYAH SATHYA SUKMADEWI-COVER_a.pdf Download (852kB) | Preview |
|
|
Text
22.E1.0151-NYOMAN DHYAH SATHYA SUKMADEWI-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (962kB) |
||
|
Text
22.E1.0151-NYOMAN DHYAH SATHYA SUKMADEWI-DAPUS _a.pdf Download (825kB) | Preview |
|
|
Text
22.E1.0151-NYOMAN DHYAH SATHYA SUKMADEWI-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ketidakhadiran ayah dan regulasi emosi pada remaja akhir. Hipotesis yang diajukan adalah “Ada hubungan negatif antara ketidakhadiran ayah dan regulasi emosi pada remaja akhir”, yaitu semakin tinggi ketidakhadiran ayah maka semakin rendah kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek penelitian adalah 135 remaja akhir berusia 18–21 tahun berdomisili di Kota Semarang, belum menikah dan bersedia menjadi responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan pada November 2025 menggunakan dua alat ukur yaitu Skala Ketidakhadiran Ayah yang diadaptasi dari Anas et al. (2024) dan Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS) yang disusun oleh Gratz dan Roemer (2004). Aspek regulasi emosi meliputi penolakan terhadap respon emosional, kesulitan terlibat dalam tujuan yang dituju perilaku, kesulitan mengendalikan impuls, kurangnya kesadaran emosional, akses terbatas terhadap pengaturan emosi, dan kurangnya kejelasan emosional aspek regulasi emosi. Sementara itu, aspek ketidakhadiran ayah mencangkup hubungan dengan ayah (perasaan tentang ayah, persepsi keterlibatan ayah, dan hubungan fisik dengan ayah) serta kepercayaan tentang ayah (konsepsi keterlibatan ayah). Kedua alat ukur telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan koefisien Cronbach’s alpha masing-masing sebesar 0,908 dan 0,943. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara ketidakhadiran ayah dan regulasi emosi pada remaja akhir (r = -0,548; p ≤ 0,001). Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima, sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan negatif antara ketidakhadiran ayah dan regulasi emosi pada remaja akhir.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 28 May 2026 06:51 |
| Last Modified: | 28 May 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39877 |
| Keywords: | ketidakhadiran ayah, regulasi emosi, remaja akhir |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
