KESEJAHTERAAN EMOSIONAL REMAJA MADYA PEREMPUAN YANG MENGALAMI CATCALLING

AISY, WILONA AURELIA ROKHADATUL (2026) KESEJAHTERAAN EMOSIONAL REMAJA MADYA PEREMPUAN YANG MENGALAMI CATCALLING. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
20.E1.0211-WILONA AURELIA ROKHADATUL AISY-COVER_a.pdf

Download (823kB) | Preview
[img] Text
20.E1.0211-WILONA AURELIA ROKHADATUL AISY-ISI _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
20.E1.0211-WILONA AURELIA ROKHADATUL AISY-DAPUS _a.pdf

Download (802kB) | Preview
[img] Text
20.E1.0211-WILONA AURELIA ROKHADATUL AISY-LAMP _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Catcalling menjadi salah satu bentuk pelecehan seksual secara verbal yang masih dinormalisai oleh masyarakat. Remaja madya perempuan (15-18 tahun) menjadi kelompok yang rentan mengalami catcalling karena berada di tahap perkembangan emosi dan pembentukan identitas yang krusial. Fenomena catcalling di ruang publik yang menyasar remaja madya perempuan dapat memicu kondisi emosional negatif, gangguan emosi, hingga trauma yang mengganggu kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam dinamika kesejahteraan emosional remaja madya perempuan yang mengalami catcalling minimal dua kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam kesejahteraan emosional remaja madya perempuan yang mengalami catcalling minimal dua kali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi guna memahami pemaknaan subjektif partisipan. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tiga partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan emosional remaja madya perempuan mengalami peningkatan pada afek negatif, hingga mengalami ketidakseimbangan dan cenderung berada di kondisi yang negatif. Temuan ini ditandai dengan adanya dominasi afek negatif (ketakutan dan kesal), reaksi fisik yang intens, serta munculnya gejala traumatis seperti hypervigilance, avoidance, dan flashbacks. Selain itu, pengalaman ini juga merusak gambaran diri menjadi negatif dan menghilangkan rasa aman serta kebebasan untuk beraktivitas sebagai perempuan di ruang publik. Penelitian ini menegaskan bahwa catcalling bukan sekadar gangguan sesaat, melainkan pengalaman traumatis yang mengganggu kesejahteraan emosional remaja madya perempuan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 28 May 2026 06:05
Last Modified: 28 May 2026 06:05
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39851
Keywords: Catcalling, Kesejahteraan Emosional, Remaja Madya Perempuan, Fenomenologi.

Actions (login required)

View Item View Item