PENGARUH PERILAKU MEROKOK DAN KONSUMSI KOPI PADA KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA DI KARYAWAN RUMAH SAKIT TK.III 09.06.01 WIRA SAKTI KUPANG 2025

PRAWIRA, I PUTU TUDE RANGGA (2026) PENGARUH PERILAKU MEROKOK DAN KONSUMSI KOPI PADA KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA DI KARYAWAN RUMAH SAKIT TK.III 09.06.01 WIRA SAKTI KUPANG 2025. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.P1.0026 - I PUTU TUDE RANGGA PRAWIRA-COVER_a.pdf

Download (868kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0026 - I PUTU TUDE RANGGA PRAWIRA-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.P1.0026 - I PUTU TUDE RANGGA PRAWIRA-DAPUS_a.pdf

Download (785kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0026 - I PUTU TUDE RANGGA PRAWIRA-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Sindrom dispepsia merupakan gangguan gastrointestinal yang memiliki prevalensi tinggi pada tenaga kesehatan, seringkali dipicu oleh mekanisme koping gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan konsumsi kopi dalam menghadapi beban kerja. Namun, terdapat inkonsistensi hasil pada penelitian terdahulu mengenai hubungan dosis-respons kopi dan rokok terhadap dispepsia, serta terbatasnya data empiris spesifik pada populasi tenaga kerja rumah sakit di wilayah Kupang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku merokok dan konsumsi kopi terhadap kejadian sindrom dispepsia pada karyawan Rumah Sakit Tk.III 09.06.01 Wira Sakti Kupang. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 180 karyawan yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Variabel independen (merokok dan kopi) diukur menggunakan Indeks Brinkman dan kuesioner frekuensi konsumsi, sedangkan variabel dependen (sindrom dispepsia) diukur menggunakan kriteria Rome IV. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 32,8% karyawan teridentifikasi mengalami sindrom dispepsia. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok (p-value = 0,002) dan konsumsi kopi (p-value = 0,006) dengan kejadian sindrom dispepsia pada karyawan Rumah Sakit Tk.III 09.06.01 Wira Sakti Kupang. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku merokok dan konsumsi kopi terhadap kejadian sindrom dispepsia pada karyawan rumah sakit. Disarankan bagi instansi terkait untuk memprioritaskan program berhenti merokok (smoking cessation) dan edukasi kesehatan mengenai batasan aman konsumsi kafein sebagai upaya preventif kesehatan kerja.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health
Divisions: Faculty of Medicine
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 23 Apr 2026 06:48
Last Modified: 23 Apr 2026 06:48
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39720
Keywords: Sindrom Dispepsia, Merokok, Kopi, Karyawan Rumah Sakit, Gaya Hidup

Actions (login required)

View Item View Item