HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MANFAAT DAUN KELOR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BATUPUTIH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

JULIANDRI, CHRISTYANINGSIH A.G (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MANFAAT DAUN KELOR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BATUPUTIH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
19.P1.0039 - CHRISTYANINGSIH A. G. JULIANDARI-COVER-_a.pdf

Download (777kB) | Preview
[img] Text
19.P1.0039 - CHRISTYANINGSIH A. G. JULIANDARI-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
19.P1.0039 - CHRISTYANINGSIH A. G. JULIANDARI-DAPUS_a.pdf

Download (750kB) | Preview
[img] Text
19.P1.0039 - CHRISTYANINGSIH A. G. JULIANDARI-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yangsignifikan dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan,persalinan, serta luaran perinatal yang buruk. Daun kelor merupakan pangan lokalyang kaya zat besi dan mikronutrien penting, namun pemanfaatannya dalampencegahan anemia dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Tujuan : Bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentangmanfaat daun kelor dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Batuputih,Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode : Menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%diperoleh 70 ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di wilayah kerjaPuskesmas Batuputih. Tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan kejadian anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin yangdiperoleh dari data sekunder buku KIA. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Prevalensi anemia sebesar 28,6%, terdiri dari anemia ringan 18,6% anemia sedang10,0%. Sebanyak 70,0% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baikmengenai manfaat daun kelor. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat daun kelordengan kejadian anemia (r = –0,581; p = 0,000). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil mengenaimanfaat daun kelor dengan kejadian anemia, di mana pengetahuan yang lebih baik berkaitan dengan kejadian anemia yang lebih rendah. Edukasi gizi berbasis pangan lokal berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam penanggulangan anemia pada ibu hamil.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health
Divisions: Faculty of Medicine
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:40
Last Modified: 22 Apr 2026 07:40
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39714
Keywords: anemia, ibu hamil, daun kelor, pengetahuan, hemoglobin

Actions (login required)

View Item View Item