DARI IBU RUMAHTANGGA MENJADI PEKERJA MIGRAN: Perubahan Iklim dan Pergeseran Peran Gender Perempuan di Desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan

RISTIYANI, LENNY (2026) DARI IBU RUMAHTANGGA MENJADI PEKERJA MIGRAN: Perubahan Iklim dan Pergeseran Peran Gender Perempuan di Desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. S2 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
24.O1.0002 - LENNY RISTIYANI-COVER_a.pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text
24.O1.0002 - LENNY RISTIYANI-IS_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (807kB)
[img]
Preview
Text
24.O1.0002 - LENNY RISTIYANI-DAPUS _a.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text
24.O1.0002 - LENNY RISTIYANI-LAMP _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana fenomena perubahan iklim menggeser peran gender perempuan dari ranah domestik (Ibu Rumah Tangga) menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Wedoro, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, sebuah wilayah lumbung pangan yang memiliki tingkat migrasi perempuan yang signifikan. Data dikumpulkan melalui observasi, studi dokumen, Focus Group Discussion (FGD), serta wawancara mendalam terhadap perempuan pekerja migran dan keluarga mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan ketidakpastian musim tanam, kegagalan panen, dan penurunan pendapatan keluarga petani, yang pada gilirannya memaksa rumah tangga untuk mencari alternatif mata pencaharian. Dalam kondisi krisis tersebut, perempuan melakukan negosiasi ulang atas identitas gendernya untuk menjadi pencari nafkah utama melalui migrasi internasional. Dengan menggunakan kerangka teori Gender Performative dari Judith Butler, penelitian ini menyimpulkan bahwa peran "Ibu Rumah Tangga" bukan merupakan kodrat tetap, melainkan hasil konstruksi sosial yang dapat didekonstruksi dan dipentaskan kembali melalui praktik ekonomi baru. Meskipun migrasi ini memberikan kemandirian ekonomi dan membantu stabilitas finansial keluarga, transformasi peran ini masih diwarnai ambivalensi akibat norma patriarki yang tetap menempatkan pencarian nafkah sebagai kewajiban laki-laki, serta adanya kerentanan struktural yang dialami perempuan dalam rezim migrasi internasional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang lebih sensitif gender dalam program adaptasi perubahan iklim dan perlindungan pekerja migran perempuan.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Environmental Science and Technology > Graduate Program in Environment and Urban Studies
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:40
Last Modified: 22 Apr 2026 07:40
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39713
Keywords: Perubahan Iklim, Peran Gender, Pekerja Migran Indonesia, Gender Performative, Desa Wedoro.

Actions (login required)

View Item View Item