UTOMO, MARIA ESAURA AYU (2026) ANALISIS KOMUNIKASI RITUAL UNTUK MEMELIHARA IDENTITAS KOMUNITAS (STUDI KASUS PADA TRADISI KIRAB PUSAKA TIGA ZAMAN OLEH PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA DI KOTA MADIUN). S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.M1.0035 - MARIA ESAURA AYU UTOMO-COVER _a.pdf Download (966kB) | Preview |
|
|
Text
22.M1.0035 - MARIA ESAURA AYU UTOMO-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (14MB) |
||
|
Text
22.M1.0035 - MARIA ESAURA AYU UTOMO-DAPUS _a.pdf Download (701kB) | Preview |
|
|
Text
22.M1.0035 - MARIA ESAURA AYU UTOMO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Keberadaan Kirab Pusaka Tiga Zaman sebagai tradisi budaya yang hidup dan dijalankan secara berkelanjutan oleh komunitas pencak silat menunjukkan peran penting ritual dalam memelihara identitas komunitas Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda di Kota Madiun. Kirab ini dimaknai sebagai identitas kolektif yang ditradisikan dan dijaga secara internal oleh warga PSHW-TM, bukan sebagai upaya pembeda yang bersifat eksklusif, melainkan sebagai ciri khas tradisi yang tumbuh dari perjalanan historis dan ajaran perguruan, mengingat praktik kirab tidak dijumpai pada perguruan pencak silat lainnya. Tradisi ini tidak dipahami sebatas prosesi seremonial tahunan, tetapi sebagai ruang komunikasi simbolik yang merepresentasikan nilai ajaran, sejarah, dan jati diri komunitas di tengah dinamika sosial masyarakat perkotaan. Pelaksanaan Kirab Pusaka Tiga Zaman yang dilakukan secara rutin setiap satu tahun sekali pada tanggal 10 Suro memperlihatkan konsistensi ritual lintas waktu dan generasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode observasi video, observasi lokasi penyimpanan pusaka, wawancara terbuka, dokumentasi, dan studi dokumen. Subjek penelitian meliputi tokoh perguruan, panitia kirab, serta warga PSHW-TM yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kirab. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kirab Pusaka Tiga Zaman dijalankan berdasarkan aturan dan tahapan ritual yang diwariskan secara turun-temurun, mencakup persiapan, prosesi kirab, penggunaan pusaka, serta tata kelola perlengkapan ritual. Praktik ritual yang dilakukan secara berulang tersebut membentuk pengalaman kolektif yang meneguhkan kebersamaan, kesetaraan simbolik, dan penghormatan terhadap leluhur, sekaligus memelihara ikatan emosional antar warga PSHW-TM serta menghadirkan dampak sosial yang dirasakan oleh masyarakat di luar perguruan. Dengan demikian, komunikasi ritual dalam Kirab Pusaka Tiga Zaman berperan penting dalam menjaga kesinambungan identitas Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda sebagai komunitas budaya yang berakar pada nilai moral, sosial, dan spiritual di Kota Madiun.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 06:53 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 06:53 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39700 |
| Keywords: | Kirab Pusaka Tiga Zaman, Komunikasi Ritual, Identitas Sosial, Komunitas |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
