GUMULYA, GRACELYN AUDREY KURNIAWAN (2026) THE EFFECTS OF BACH’S CLASSICAL MUSIC ON MENTAL STATES: A CASE STUDY ON DIGITAL PERFORMING ARTS STUDENTS. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.J3.0001 - GRACELYN AUDREY KURNIAWAN G-COVER_1.pdf Download (983kB) | Preview |
|
|
Text
22.J3.0001 - GRACELYN AUDREY KURNIAWAN G-ISI _1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.J3.0001 - GRACELYN AUDREY KURNIAWAN G-DAPUS _1.pdf Download (849kB) | Preview |
|
|
Text
22.J3.0001 - GRACELYN AUDREY KURNIAWAN G-LAMP _1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Johann Sebastian Bach adalah komposer musik klasik ternama di dunia yang karyakarya besarnya telah dan terus memengaruhi pendengar dari berbagai generasi. Di dunia modern, mahasiswa sering menghadapi tekanan dan stres yang signifikan, terutama mahasiswa Digital Performing Arts (DPA) saat membuat karya seni digital. Studi ini secara khusus meneliti bagaimana tempo lambat yang ditemukan dalam karya-karya musik klasik Bach dapat menjadi alat praktis untuk membantu mahasiswa bersantai selama periode akademik yang penuh tekanan. Dengan berfokus pada karya legendaris seperti Jesu, Joy of Man’s Desiring, Air on the G String, dan Sheep May Safely Graze, penelitian ini mengeksplorasi manfaat psikologis dari melodi Barok. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif untuk mengukur dampak tak terlihat dari komposisi tersebut terhadap kondisi mental partisipan sebelum menghadapi ujian. Melalui penerapan teori Carl E. Seashore, penelitian ini merinci elemen musik seperti nada (pitch), kenyaringan (loudness), durasi, dan timbre untuk memahami bagaimana elemen-elemen tersebut secara efektif mengurangi stres. Temuan menunjukkan bahwa aliran musik Bach yang konsisten dan damai bertindak sebagai bentuk kelegaan non-invasif bagi pikiran yang terlalu terstimulasi. Tampaknya, strategi mendengarkan skor musik klasik ini membantu partisipan menjaga emosi mereka tetap stabil dan jernih sebelum menghadapi ujian. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan musik klasik tradisional ke dalam rutinitas belajar digital modern mampu menurunkan tingkat kecemasan. Peneliti berharap data ini akan mendorong mahasiswa untuk menggunakan musik klasik sebagai zona nyaman yang dapat diandalkan di tengah tanggung jawab akademik mereka yang sibuk.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 400 Language > 420 English & Old English language |
| Divisions: | Faculty of Language and Art > Department of Englishpreneurship |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 05:50 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 05:50 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39660 |
| Keywords: | Johann Sebastian Bach, mengurangi stress, musik klasik |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
