TINJAUAN NORMATIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA DI BAWAH PENGARUH ALKOHOL (STUDI PERBANDINGAN HUKUM INDONESIA DAN RUSIA)

PURBA, CARINA BELINDA GABRIELA (2026) TINJAUAN NORMATIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA DI BAWAH PENGARUH ALKOHOL (STUDI PERBANDINGAN HUKUM INDONESIA DAN RUSIA). S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.C1.0144 - CARINA BELINDA GABRIELA PURBA_cover.pdf

Download (737kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0144 - CARINA BELINDA GABRIELA PURBA_isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.C1.0144 - CARINA BELINDA GABRIELA PURBA_dapus.pdf

Download (724kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0144 - CARINA BELINDA GABRIELA PURBA_lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pertanggungjawaban pidana meliputi hal-hal yang memberi pengaruh dalam dijatuhi nya sanksi pidana. Salah satu negara yang telah menjadikan keadaan di bawah pengaruh alkohol sebagai alasan pemberat dalam penjatuhan pertanggungjawaban pidana adalah Rusia. Rusia mengatur mengenai alasan pemberat dalam penjatuhan pertanggungjawaban pidana dalam Criminal code of the Russian Federation. Indonesia tidak menjadikan keadaan mabuk sebagai alasan pemberat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana di bawah pengaruh alkohol di negara Indonesia dan Rusia serta untuk mengetahui kontribusi pengaturan pertanggungjawaban pidana pada pelaku tindak pidana di bawah pengaruh alkohol di negara Rusia bagi pembangunan hukum di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Objek dari penelitian ini adalah seluruh peraturan dan bahan pustaka yang memiliki keterikatan dengan pengaturan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana di bawah pengaruh alkohol di negara Indonesia dan Rusia. Teknik pengumpulan data yang digunakan merupakan studi kepustakaan dan wawancara. Data yang diperoleh akan di susun secara sistematis agar lebih mudah untuk dianalisis dan metode analisa data yang digunakan merupakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum di Indonesia belum dapat mengatasi tindak pidana yang terjadi karena pelaku dalam keadaan mabuk berbeda dengan Rusia yang telah menjadikan keadaan mabuk sebagai alasan pemberat. Setiap orang yang telah melakukan kejahatan dalam keadaan mabuk yang disebabkan oleh penggunaan minuman beralkohol, narkotika, atau bahan-bahan lain yang membius, akan dikenakan tanggung jawab pidana. Ketentuan yang ada dalam pengaturan di Rusia dapat berkontribusi dalam pembangunan hukum di Indonesia di kemudian hari. Kontribusi pengaturan yang dapat di terima Indonesia dari Rusia yakni menjadikan keadaan mabuk sebagai keadaan yang memberatkan dalam penjatuhan pertanggungjawaban pidana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaturan mengenai keadaan mabuk yang di jadikan sebagai alasan pemberat di Indonesia yang belum di atur dapat menyebabkan terjadi pengulangan kejahatan yang sama dan tidak memberikan efek jera. Pengaturan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana dalam pengaruh alkohol dapat memberikan kontribusi bagi pengaturan mengenai pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana dalam pengaruh alkohol di Indonesia dan dapat menjadi pertimbangan dalam membuat pengaturan di masa yang akan datang.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 08 Apr 2026 05:16
Last Modified: 08 Apr 2026 05:16
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39454
Keywords: Perbandingan Hukum, Pertanggungjawaban Pidana, Tindak Pidana di bawah Pengaruh Alkohol

Actions (login required)

View Item View Item