PERANAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI SMA NEGERI 15 SEMARANG BERDASARKAN PERMENDIKBUDRISTEK NO. 46 TAHUN 2023

WIJAYA, APRILIA DINDA PUTRI (2026) PERANAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI SMA NEGERI 15 SEMARANG BERDASARKAN PERMENDIKBUDRISTEK NO. 46 TAHUN 2023. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.C1.0124 - APRILIA DINDA PUTRI WIJAYA_cover.pdf

Download (808kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0124 - APRILIA DINDA PUTRI WIJAYA_isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.C1.0124 - APRILIA DINDA PUTRI WIJAYA_dapus.pdf

Download (932kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0124 - APRILIA DINDA PUTRI WIJAYA_lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Lingkungan pendidikan yang aman, khususnya di jenjang SMA yang dihuni remaja usia transisi, menjadi syarat penting untuk menjamin hak atas pendidikan yang layak serta mencegah berbagai bentuk kekerasan fisik, psikis, dan seksual yang terbukti masih tinggi terjadi di sekolah dan berdampak serius bagi perkembangan murid. Oleh karena itu, melalui Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 dibentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan pendidikan, dan penelitian ini bertujuan meninjau peran TPPK di SMA Negeri 15 Semarang dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran TPPK di SMA Negeri 15 Semarang dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah dengan melakukan wawancara dan kuisioner untuk memperoleh data primer dan studi kepustakaan untuk data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis menyimpulkan bahwa Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di SMA Negeri 15 Semarang secara yuridis telah dibentuk sesuai Permendikbudristek No 46 Tahun 2023, namun perannya belum berjalan optimal normatif telah dilaksanakan, namun secara empiris belum berjalan optimal. Upaya pencegahan kekerasan telah dilakukan, tetapi belum terintegrasi secara sistematis dalam kerangka kerja TPPK. Dalam pelaksanaan penanganan kekerasan, peran TPPK masih tereduksi karena lebih didominasi oleh guru Bimbingan Konseling melalui konseling dan mediasi. Faktor utama yang mempengaruhi belum optimalnya peran TPPK adalah faktor internal, berupa keterbatasan pemahaman dan kompetensi anggota TPPK, struktur organisasi yang belum menjamin independensi, serta belum adanya program kerja yang berkelanjutan, serta ketergantungan penyelesaian kasus pada guru BK, disertai faktor eksternal berupa kurangnya monitoring dan evaluasi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I terhadap kinerja TPPK di setiap satuan pendidikan. Peran TPPK di SMA Negeri 15 Semarang secara normatif telah terpenuhi, namun secara empiris belum efektif dalam memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi murid.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 06 Apr 2026 05:27
Last Modified: 06 Apr 2026 05:27
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39450
Keywords: Pencegahan, Penanganan, Kekerasan, Satuan Pendidikan, Perlindungan

Actions (login required)

View Item View Item