PELINDUNGAN HAK KEBEBASAN BERPENDAPAT TERHADAP TINDAKAN REPRESIF APARAT KEAMANAN PADA DEMONSTRASI BULAN MEI DAN AGUSTUS 2025

WUNGKANA, ALBERT JONATHAN (2026) PELINDUNGAN HAK KEBEBASAN BERPENDAPAT TERHADAP TINDAKAN REPRESIF APARAT KEAMANAN PADA DEMONSTRASI BULAN MEI DAN AGUSTUS 2025. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.C1.0012 - ALBERT JONATHAN WUNGKANA_cover.pdf

Download (798kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0012 - ALBERT JONATHAN WUNGKANA_isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
22.C1.0012 - ALBERT JONATHAN WUNGKANA_dapus.pdf

Download (958kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0012 - ALBERT JONATHAN WUNGKANA_lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB)

Abstract

Dinamika sosial, politik, dan hukum di Indonesia pada bulan Mei dan Agustus 2025 mengalami pasang surut yang mendorong masyarakat untuk melakukan demonstrasi. Hal ini merupakan fenomena yang normal dalam suatu negara hukum demokrasi karena di dalamnya menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Tetapi dalam pelaksanaannya terjadi ketidakwajaran, yaitu dimana seharusanya pelaksanaan demonstrasi harus mendapat pelindungan melalui polisi yang ditugaskan untuk melaksanakan pengamanan, justru sebaliknya. Polisi tersebut melakukan tindakan represif yang berakibat pada pelanggaran Hak Asasi Manusia. Dengan demikian, penelitian ini mengajukan rumusan masalah: 1. Bagaimana kesesuaian pengaturan prinsip-prinsip negara hukum demokrasi terhadap tindakan represif aparat keamanan dalam menghadapi demonstrasi massa yang tidak terkontrol? 2. Bagaimana pelindungan hukum hak kebebasan berpendapat ketika terjadi tindakan represif aparat keamanan saat demonstrasi? Rumusan tersebut bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pengaturan prinsip-prinsip negara hukum demokrasi terhadap tindakan represif polisi dalam menghadapi demonstrasi massa yang tidak terkontrol dan untuk mengetahui pelindungan hak kebebasan berpendapat ketika terjadi tindakan represif polisi saat demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dengan studi pustaka sebagai data sekunder yang di analisis secara preskriptif. Jadi, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tindakan represif polisi dalam menghadapi demonstrasi massa yang tidak terkontrol tidak sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum demokrasi. Sedangkan dalam hal pelindungan demonstrasi, tindakan represif polisi yang berujung pada pembubaran merupakan bukan kewenangannya dan justru menimbulkan suatu pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 01 Apr 2026 05:20
Last Modified: 01 Apr 2026 05:20
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39438
Keywords: pelindungan, hak asasi manusia, demonstrasi, negara hukum demokrasi, tindakan represif.

Actions (login required)

View Item View Item