KESETARAAN GENDER DALAM PEMBAGIAN WARISAN PADA KELUARGA ETNIS TIONGHOA DI KOTA SURAKARTA

SUSANTO, PATRICE RENATA (2026) KESETARAAN GENDER DALAM PEMBAGIAN WARISAN PADA KELUARGA ETNIS TIONGHOA DI KOTA SURAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.C1.0008 - PATRICE RENATA SUSANTO_cover.pdf

Download (645kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0008 - PATRICE RENATA SUSANTO_isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.C1.0008 - PATRICE RENATA SUSANTO_dapus.pdf

Download (831kB) | Preview
[img] Text
22.C1.0008 - PATRICE RENATA SUSANTO_lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (688kB)

Abstract

Hukum waris adat Tionghoa selama ini diyakini masih menganut/memiliki budaya patriarki dimana anak laki-laki mendapat lebih banyak pembagian warisan yang diberikan oleh pewaris daripada apa yang didapat oleh anak perempuan, maka rumusan masalah yang diajukan yaitu: 1) Bagaimana pembagian waris di keluarga Etnis Tionghoa antara laki-laki dan perempuan di Kota Surakarta saat ini?, 2) Apa saja faktor yang mempengaruhi adanya kesetaraan atau ketidaksetaraan gender dalam pembagian warisan di keluarga Etnis Tionghoa? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan dua keluarga yang mengalami pewarisan; data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan berupa beberapa jurnal dan karyakarya ilmiah. Lokasi penelitian yang dilakukan oleh penulis dilaksanakan di Kota Surakarta dan hasil penelitian dianalisis secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembagian warisan bagi masyarakat adat etnis Tionghoa di Kota Surakarta tidak lagi menerapkan sistem hukum waris secara adat yaitu budaya patriarki, kedua keluarga yang penulis lakukan wawancara telah melakukan pembagian warisan secara setara dan adil baik diberikan kepada anak laki-laki maupun perempuan berdasarkan hukum yang ada di Indonesia yang berpacu dengan KUHPerdata. Tanpa melihat masingmasing gender, pewaris berikan kepada ahli warisnya. Jika ditinjau dari peraturan hukum nasional, maka dapat ditarik kesimpulan proses pembagian warisan secara adat Etnis Tionghoa di Kota Surakarta telah sesuai dengan Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita karena dalam pembagian warisan yang terjadi anak perempuan tidak dirugikan, direndahkan dalam gender dan mendapatkan pembagian warisan yang sama dengan anak laki-laki.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 01 Apr 2026 03:59
Last Modified: 01 Apr 2026 03:59
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39435
Keywords: Hukum Waris, Adat Tionghoa, Hukum Indonesia, Kesetaraan Gender, Kota Surakarta

Actions (login required)

View Item View Item