ADYATMA, RAFINDRA FAHREZY (2026) EFEKTIVITAS PROGRAM REHABILITASI BAGI PECANDU NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN RESTORATIF (STUDI PUTUSAN PT SEMARANG NOMOR 217/PID.SUS/2017/PT SMG). S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.C1.0052 - RAFINDRA FAHREZY ADYATMA_cover.pdf Download (692kB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0052 - RAFINDRA FAHREZY ADYATMA_isi.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0052 - RAFINDRA FAHREZY ADYATMA_dapus.pdf Download (709kB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0052 - RAFINDRA FAHREZY ADYATMA_lamp.pdf Restricted to Registered users only Download (870kB) |
Abstract
Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam kedaulatan negara dan kualitas generasi bangsa, sehingga penanganannya memerlukan upaya komprehensif. Meski narkotika sering dianggap sebagai kejahatan tanpa korban (victimless crime), penerapan restorative justice bagi penyalahguna bertujuan mengembalikan hukum pidana sebagai ultimum remedium dengan memprioritaskan rehabilitasi medis dan sosial guna mewujudkan kemanfaatan serta kepastian hukum yang berkeadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas program rehabilitasi bagi pecandu narkotika dalam perspektif keadilan restoratif studi Putusan PT Semarang Nomor 217/Pid.Sus/2017/PT Smg dan untuk menganalisis kendala dalam menerapkan program rehabilitasi bagi pecandu narkotika di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Penelitian hukum ini adalah penelitian hukum normatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum, baik bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, maupun bahan hukum tersier dan atau bahan non hukum. Penelitian hukum empiris, pengolahan data mencakup editing, coding, dan sistematikasi/tabulasi data, sementara penyajian data bertujuan agar mudah dipahami melalui uraian naratif dengan metode utama pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengungkap fakta hukum di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rehabilitasi bagi pecandu narkotika dalam perspektif keadilan restoratif studi Putusan PT Semarang Nomor 217/Pid.Sus/2017/PT Smg dikataakan efektif karena adanya pemisahan yang jelas antara pelaku (pengedar/jaringan) dan korban (pemakai/pecandu) yang diatur dalam undang-undang, serta proses penentuan status melalui TAT. Dikatakan efektif karena adanya landasan undang-undang yang membedakan secara tegas antara pengedar (yang harus dihukum berat) dan korban (yang harus direhabilitasi) adalah kunci. Kendala dalam Menerapkan Program Rehabilitasi bagi Pecandu Narkotika di Kota Semarang adalah kurangnya pemahaman masyarakat, belum optimalnya fasilitas rehabilitasi, keterbatasan fasilitas fisik dan kurangnya koordinasi, Berdasarkan kendala yang dihadapi perlu adanya edukasi kepada masyarakat agar masyarakat tidak memiliki stigma negatif terhadap pecandu narkotika dan dapat berperan serta dalam memotivasi pecandu narkotika. Perlunya pengupayaan fasilitas penunjang yang lebih lengkap seperti penyediaan bed agar ketersediaan bed bagi pasien pecandu narkoba dapat tercukupi. Meningkatkan koordinasi antar stakeholder (BNN, Kepolisian, Kejaksaan, Dinas Kesehatan, lembaga rehabilitasi, dan masyarakat) dengan mengadakan pertemuan agar terjalin kerjasama yang harmonis, solid dan memiliki tujuan yang sama dalam merehabilitasi pecandu narkoba.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 02:39 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39425 |
| Keywords: | Rehabilitasi, Pecandu Narkotika, Perspektif Keadilan Restoratif, Putusan Pengadilan Negeri |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
