HERMAWAN, DICKY and SITORUS, CHANDRA WILMAR (2026) ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN SYSTEM RATING TOOLS BERBASIS METODE HIRARC. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.B1.0004 - DICKY HERMAWAN -20.B1.0067 - CHANDRA WILMAR SITORUS -COVER _a.pdf Download (872kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0004 - DICKY HERMAWAN-- 20.B1.0067 - CHANDRA WILMAR SITORUS - ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.B1.0004 - DICKY HERMAWAN -20.B1.0067 - CHANDRA WILMAR SITORUS -DAPUS _a.pdf Download (927kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0004 - DICKY HERMAWAN- 20.B1.0067 - CHANDRA WILMAR CITORUS LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Sektor konstruksi merupakan salah industri dengan tingkat kecelakaan tertinggi yang disebabkan oleh faktor manusia, peralatan, dan material, metode kerja, serta kondisi lingkungan proyek. Rendahnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan lemahnya pengawasan menyebabkan penerapan sistem manajemen keselamatan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada proyek gedung pemerintah dan proyek gedung swasta dengan menggunakan system rating tools berbasis Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner kepada HSE Officer pada salah satu proyek gedung pemerintah di Kota Semarang dan proyek gedung swasta di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek gedung pemerintah terdapat 9 aktivitas dengan kategori tinggi (high), 36 aktivitas risiko sedang (medium), dan 16 aktivitas risiko rendah (low). Sementara pada proyek gedung swasta tidak ditemukan risiko tinggi, dengan 6 aktivitas risiko sedang (medium), dan 53 aktivitas risiko rendah (low). Risiko tinggi pada proyek gedung pemerintah dominan terjadi pada pekerjaan struktur seperti bore pile, kolom, balok, dan shear wall dengan potensi bahaya jatuh dari ketinggian, tertimpa material, dan cedera akibat alat berat dan listrik. Sementara pada proyek gedung swasta, risiko umumnya terdapat pada pekerjaan pembesian, bekisting, dan pengecoran dengan bahaya ringan seperti terpeleset, tergores material tajam, dan kelelahan kerja. Upaya pengendalian dilakukan melalui eliminasi, rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan APD. Penerapan Metode HIRARC terbukti efektif dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi bahaya untuk mendukung tercapainya zero accident pada proyek konstruksi. Ada beberapa item pekerjaan yang dapat dikembangkan pada penelitian berikutnya untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dalam penerapan sistem manajemen keselamatan kerja.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 05:55 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 05:55 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39403 |
| Keywords: | risiko kecelakaan kerja, identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
