Search for collections on Unika Repository

DAMPAK PERSPEKTIF WORK-LIFE BALANCE TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KREATIVITAS DALAM BERWIRAUSAHA PADA GENERASI Z

CHRISTY, ALBERTHA SEPTYA (2025) DAMPAK PERSPEKTIF WORK-LIFE BALANCE TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KREATIVITAS DALAM BERWIRAUSAHA PADA GENERASI Z. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
23.D3.0032_ALBERTHA SEPTYA CHRISTY_COVER_1.pdf

Download (786kB) | Preview
[img] Text
23.D3.0032_ALBERTHA SEPTYA CHRISTY_ISI_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
23.D3.0032_ALBERTHA SEPTYA CHRISTY_DAPUS_1.pdf

Download (811kB) | Preview
[img] Text
23.D3.0032_ALBERTHA SEPTYA CHRISTY_LAMP_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Wirausahawan Generasi Z di Indonesia sangat memperhatikan masalah Work-Life Balance (WLB) karena mereka bekerja di tengah tuntutan sosial, pendidikan, dan kemajuan teknologi digital. Meskipun generasi ini dikenal karena fleksibilitas, inovasi, dan adaptasi, mereka juga rentan terhadap distraksi, kelelahan, dan kelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang bagaimana wirausahawan Generasi Z memahami fenomena WLB dan cara mereka mengelolanya untuk tetap kreatif dan produktif. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner terbuka dengan 22 responden, termasuk wirausahawan aktif (lebih dari 1 tahun), wirausahawan pemula (kurang dari 1 tahun), dan pakar psikologi. Untuk melakukan analisis ini, metode tematik dan triangulasi sumber digunakan, serta strategi untuk meningkatkan kredibilitas dan validitas temuan. Penelitian menunjukkan bahwa wirausahawan aktif melihat WLB sebagai alat strategis yang dapat membantu kesehatan mental dan stabilitas usaha. Mereka menjadwalkan, membatasi klien, menggunakan teknologi digital, dan sering reinvestasi keuntungan. Sebaliknya, wirausahawan pemula memiliki strategi sederhana dan tidak konsisten dan masih dalam tahap eksplorasi dan adaptasi. Mereka lebih kreatif pada tahap ideasi, tetapi mereka sering terhambat saat melakukannya, sehingga produktivitas mereka sering berubah-ubah. Studi ini menunjukkan bahwa pengalaman adalah komponen utama yang membedakan pengelolaan WLB. Fleksibilitas dan teknologi digital terbukti paradoks: keduanya meningkatkan kreativitas dan efisiensi, tetapi juga dapat menyebabkan kelelahan dan distraksi jika tidak diimbangi dengan regulasi diri. Selain memperkaya literatur tentang kewirausahaan, temuan ini menawarkan saran praktis untuk wirausahawan muda, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan. Kata kunci: work-life balance, produktivitas, kreativitas, wirausaha, Generasi Z, fenomenologi

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management
Divisions: Graduate Program in Accountancy
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 03 Feb 2026 05:32
Last Modified: 03 Feb 2026 05:32
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39309
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item