Search for collections on Unika Repository

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI WILAYAH HUKUM POLRESTABES SEMARANG (STUDI KASUS LAPORAN NOMOR: LP/B/469/XI/2023/SPKT/RESTABES SMG /POLDA JAWA TENGAH)

SIRAIT, LUTHER CARRY (2025) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI WILAYAH HUKUM POLRESTABES SEMARANG (STUDI KASUS LAPORAN NOMOR: LP/B/469/XI/2023/SPKT/RESTABES SMG /POLDA JAWA TENGAH). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.C1.0023_Lutheer Carrey Sirait_COVER_1.pdf

Download (818kB) | Preview
[img] Text
20.C1.0023_Lutheer Carrey Sirait_ISI_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
20.C1.0023_Lutheer Carrey Sirait_DAPUS_1.pdf

Download (767kB) | Preview
[img] Text
20.C1.0023_Lutheer Carrey Sirait_LAMP_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kasus kekerasan seksual ini banyak terjadi tapi tidak banyak yang melaporkan kepada pihak berwajib karena hal itu dianggap sebagai sesuatu yang merupakan aib bagi dirinya. Adapun dampak yang muncul dari kekerasan seksual kemungkinan adalah depresi, fobia, mimpi buruk, curiga terhadap orang lain. Bagi korban perkosaan yang mengalami trauma psikologis yang sangat hebat, ada kemungkinan akan merasakan dorongan yang kuat untuk bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis peran unit pelayanan perempuan dan anak di Polrestabes Semarang dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak berdasarkan laporan nomor: LP/B/469/XI/2023/SPKT/RESTABES SMG/POLDA JAWA TENGAH, dan untuk mengetahui dan menganalisis kendala unit pelayanan perempuan dan anak di Polrestabes Semarang dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak berdasarkan laporan nomor: LP/B/469/XI/2023/SPKT/RESTABES SMG/POLDA JAWA TENGAH. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dan analisis dilakukan secara kualitatif tanpa menggunakan suatu perhitungan secara matematis. Sumber data diperoleh dari hasil pencarian data di lapangan melalui teknik wawancara dengan narasumber dan studi pustaka. Hasil Penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa penegakan hukum memiliki peran penting dalam menangani pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. Ini melibatkan perlindungan untuk perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan serta tindakan hukum terhadap pelaku. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polrestabes Semarang telah menjalankan perannya dengan baik tanpa kendala internal. Namun, ada kendala eksternal, seperti sulitnya mengajak korban yang berusia 11 tahun untuk berkomunikasi dan memberikan keterangan mengenai kejadian yang mereka alami. Kesimpulan Penulis peran penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan seksual pada anak adalah memberikan perlindungan kepada korban perempuan dan anak serta menegakkan hukum untuk pelaku. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polrestabes Semarang telah menjalankan tugas ini dengan baik dan tidak menghadapi masalah internal. Namun, mereka menghadapi kendala eksternal, seperti sulitnya berkomunikasi dengan korban berusia 11 tahun untuk mendapatkan keterangan mengenai peristiwa yang dialaminya. Saran Penulis dipertahankan pelayanan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana, dan penyidik di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polrestabes Semarang berkoordinasi dengan psikolog khususnya yang memahami anak agar proses komunikasi penyidik dengan korban anak berlangsung efektif. Kata Kunci: Penegakan Hukum, Tindak Pidana, Kekerasan Seksual

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:34
Last Modified: 22 Jan 2026 07:34
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39183
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item