Search for collections on Unika Repository

PENERBITAN SURAT TANDA REGISTRASI TENAGA MEDIS DI INDONESIA PASCA UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN DITINJAU DARI ASAS KEADILAN, MANFAAT, DAN KEPASTIAN HUKUM

ARIEF, DAFIANTO (2025) PENERBITAN SURAT TANDA REGISTRASI TENAGA MEDIS DI INDONESIA PASCA UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN DITINJAU DARI ASAS KEADILAN, MANFAAT, DAN KEPASTIAN HUKUM. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
21.C2.0097_Dafianto Arief_COVER_1.pdf

Download (800kB) | Preview
[img]
Preview
Text
21.C2.0097_Dafianto Arief_DAPUS_1.pdf

Download (789kB) | Preview
[img] Text
21.C2.0097_Dafianto Arief_ISI_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
21.C2.0097_Dafianto Arief_LAMP_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB)

Abstract

Penelitian dengan judul: “Penerbitan Surat Tanda Registrasi Tenaga Medis di Indonesia Pasca Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Ditinjau dari Asas Keadilan, Manfaat, dan Kepastian Hukum” ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis regulasi, implementasi dan latar belakang dikeluarkannya pembaharuan regulasi penerbitan Surat Tanda Registrasi Dokter sebelum dan pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan didasarkan atas asas keadilan, manfaat, dan kepastian hukum. Metode Pendekatan yang digunakan adalah metode yuridis sosiologis diperkuat dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan metode perbandingan (comparative approach) yakni dengan menganalisis regulasi penerbitan Surat Tanda Registrasi Dokter sebelum dan pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan menyebar angket dan melaksanakan wawancara, serta data sekunder yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi regulasi melalui penyederhanaan pengurusan STR dan pemberlakuan STR seumur hidup ditujukan agar dapat mengurangi beban administratif bagi dokter sehingga dokter dapat fokus kepada pelayanan kesehatan tanpa mengurangi proses standar mutu dokter melalui Satuan Kecukupan Pembelajaran, Pelayanan, Pengabdian yang termonitoring oleh Kemenkes dalam satu media aplikasi satu sehat sdmk untuk kualifikasi mendapatkan izin praktek. Saran Peneliti terhadap perumusan masalah yang diangkat adalah rangkaian perangkat yang telah dibuat oleh pemerintah dalam memberikan kepastian hukum, keadilan dan manfaat bagi semua pihak baik pemerintah sebagai unsur pembinaan dan monitoring, dokter sebagai tenaga medis yang telah menempuh rangkaian pendidikan dan praktek juga masyarakat sebagai penerima jasa hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin dan prosesnya dilalui dengan baik tanpa ada lagi manipulasi data sehingga tidak ada yang dirugikan. Kata Kunci: Surat Tanda Registrasi; Tenaga Medis; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 21 Jan 2026 07:46
Last Modified: 21 Jan 2026 07:46
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39166
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item