SARIYANTI, SARIYANTI (2025) PERLINDUNGAN HAK ATAS RAHASIA MEDIS PENDERITA HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOROWALI. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.C2.0012_Sariyanti_COVER_1.pdf Download (844kB) | Preview |
|
|
Text
21.C2.0012_Sariyanti_ISI_1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C2.0012_Sariyanti_DAPUS_1.pdf Download (767kB) | Preview |
|
|
Text
21.C2.0012_Sariyanti_LAMP_1.pdf Restricted to Registered users only Download (649kB) |
Abstract
Kabupaten Morowali terdapat salah satu kawasan pengolahan nikel terbesar di Indonesia dan bahkan di kawasan ASEAN saat ini. Praktik pertambangan di Indonesia umumnya identik dengan budaya prostitusi, narkoba dan kasus lainnya. Peningkatan praktik prostitusi berdampak pada meningkatnya angka penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Meningkatnya kasus HIV/AIDS di Morowali merupakan salah satu tanggung jawab Rumah Sakit Umum Daerah Morowali (RSUD Morowali) merupakan Rumah Sakit Milik Pemerintah Daerah yang menjadi pusat rujukan di Kabupaten Morowali, dalam hal ini RSUD Morowali bertanggung jawab atas kerahasian pasien namun pada kenyataannya Loket pendaftaran penderita HIV/AIDS di RSUD Morowali masih bergabung dengan poli lain. Demikian juga dengan Ruang Poli HIV/AIDS sehingga Penderita merasa rahasia penyakitnya kurang terjaga. Maka, peneliti hendak mengkaji permasalahan tentang Perlindungan Hak Atas Rahasia Medis Terhadap Penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali. Tujuan penelitian tersebut yaitu Untuk mengetahui perlindungan hak atas rahasia medis terhadap penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali, dan mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan oleh penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali apabila terjadi pelanggaran hak atas rahasia medis. RSUD Morowali memfasilitasi perjanjian tindakan medis antara dokter dan pasien HIV/AIDS. Dalam hal rekam medis, RSUD Morowali melakukan perlindungan data rahasia medis pasien berdasarkan Standar Operasional Prosdur (SOP). Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh penderitaHIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali apabila terjadi pelanggaran hak atas rahasia medis yaitu upaya hukum secara administratif, perdata maupun pidana. Kata Kunci : Perlindungan HAK, Rekam Medis, Penderita HIV/AIDS
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 03:31 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 03:31 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39155 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
