Search for collections on Unika Repository

EVALUASI WAKTU DAN BIAYA PADA KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA DARI PERSPEKTIF KONTRAKTOR (Studi Kasus Proyek Gedung X di Kota Bandung)

STELLALITA, AVISSA PUTRI (2025) EVALUASI WAKTU DAN BIAYA PADA KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA DARI PERSPEKTIF KONTRAKTOR (Studi Kasus Proyek Gedung X di Kota Bandung). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.B1.0045 - AVISSA PUTRI STELLALITA_COVER.pdf

Download (843kB) | Preview
[img] Text
20.B1.0045 - AVISSA PUTRI STELLALITA_ISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[img]
Preview
Text
20.B1.0045 - AVISSA PUTRI STELLALITA_DAFPUS.pdf

Download (716kB) | Preview
[img] Text
20.B1.0045 -AVISSA PUTRI STELLALITA_LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi dapat menyebabkan pembengkakan biaya, perpanjangan waktu, penurunan profit, dan menurunnya reputasi kontraktor. Penelitian ini membahas keterlambatan pekerjaan struktur atas Proyek X di Kota Bandung serta merancang strategi percepatan menggunakan Algoritma Genetika (Genetic Algorithm/GA). Analisis dilakukan berdasarkan data kontrak, jadwal proyek, kurva-S, laporan harian, serta Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dengan parameter GA meliputi ukuran populasi 50 kromosom, 50 generasi, probabilitas crossover 0,8, probabilitas mutasi 0,2, dan batas pencarian 0–0,4. Hasil penelitian menunjukkan proyek mengalami keterlambatan mulai 12 hari dan keterlambatan penyelesaian 45 hari akibat keterlambatan material 23 hari, kekurangan tenaga kerja, kerusakan tower crane 7 hari, dan cuaca buruk 7 hari, yang berdampak pada penurunan produktivitas, keterlambatan pekerjaan, peningkatan biaya operasional, dan penurunan profit kontraktor. Penerapan GA berhasil menurunkan durasi proyek dari 161 hari menjadi 142 hari atau lebih cepat 19 hari melalui penambahan tenaga kerja secara proporsional pada aktivitas jalur kritis, dengan nilai cost slope percepatan sebesar Rp43.854.448,22 per hari sehingga strategi percepatan tetap menguntungkan meskipun biaya langsung meningkat. Penelitian ini membuktikan algoritma genetika efektif untuk merancang ulang jadwal proyek secara adaptif, mengurangi dampak keterlambatan dan dengan perencanaan berbasis data, serta merekomendasikan penelitian lanjutan untuk mempertimbangkan faktor cuaca, desain, dan logistik, membandingkan metode optimasi lain, mengintegrasikan GA dengan BIM, serta menganalisis aspek sosial dan lingkungan agar pendekatan lebih komprehensif dan berkelanjutan. Kata kunci: aplikasi MATLAB, faktor penyebab keterlambatan proyek, implementation of genetic algorithms for project scheduling, keterlambatan proyek, optimasi penjadwalan proyek, penerapan algoritma genetika

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering
600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 20 Jan 2026 07:57
Last Modified: 20 Jan 2026 07:57
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39143
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item