Search for collections on Unika Repository

TRAUMA MASA ANAK DAN KECENDERUNGAN KREATIVITAS JAHAT: MENGUNGKAP PERAN RESILIENSI PADA MAHASISWA

SAMBADA, BAGUS ADI NAWANTRI (2025) TRAUMA MASA ANAK DAN KECENDERUNGAN KREATIVITAS JAHAT: MENGUNGKAP PERAN RESILIENSI PADA MAHASISWA. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
21.E3.0019-BAGUS ADI N S-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
21.E3.0019-BAGUS ADI N-ALLBAB_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
21.E3.0019-BAGUS ADI N-DAFPUS_a.pdf

Download (830kB) | Preview
[img] Text
21.E3.0019-BAGUS ADI N-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kreativitas jahat adalah kemampuan individu untuk menghasilkan ide-ide dan perilaku dengan bertujuan merugikan, berbahaya, atau menghancurkan demi keuntungan pribadi. Kondisi sebelumnya dipengaruhi adanya trauma masa anak yang tidak terselesaikan. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk dapat bertahan saat menghadapi tantangan dan memungkinkan bangkit kembali dari keterpurukan. Resiliensi dipandang sebagai faktor protektif terhadap trauma masa anak, namun penelitian yang berfokus pada presiliensi dalam hubungan antara trauma masa anak dan kreativitas jahat pada mahasiswa belum banyak mendapat perhatian di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menguji peran resiliensi memoderasi trauma masa anak dan kreativitas jahat pada mahasiswa. Subjek penelitian terdiri dari 157 mahasiswa usia 18-26 tahun yang menyelesaikan Childhood Trauma Questionnaire-Short Form (CTQ-SF), Malevolent Creativity Behavioral Scale (MCBS), dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Pengujian hipotesis dilakukan dengan moderasi PROCESS Hayes Model 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara trauma masa anak dan kreativitas jahat dengan resiliensi (B=0,264; p<0,05), trauma masa anak dengan kreativitas jahat berhubungan positif (B=0,253; p<0,01); trauma masa anak dengan resiliensi berhubungan negatif (B=-0,135; p<0,01), sedangkan resiliensi dengan kreativitas jahat tidak memiliki hubungan (B=-0,135; p<0,05). Sementara, resiliensi tidak terbukti memoderasi hubungan antara trauma masa anak dengan kecenderungan kreativitas jahat pada mahasiswa. Kata kunci: trauma masa anak, kreativitas jahat, resiliensi, mahasiswa

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology
Divisions: Graduate Program in Psychology > Master of Psychology
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 13 Nov 2025 08:37
Last Modified: 13 Nov 2025 08:37
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39025
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item