Search for collections on Unika Repository

EVALUASI UMUR SIMPAN READY TO EAT (RTE) VARIAN NASI GORENG SOSIS DALAM KEMASAN RETORT POUCH

KINTEKI, GALIH AYU (2025) EVALUASI UMUR SIMPAN READY TO EAT (RTE) VARIAN NASI GORENG SOSIS DALAM KEMASAN RETORT POUCH. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.I3.0004-GALIH AYU KINTEKI-COVER_a.pdf

Download (740kB) | Preview
[img] Text
22.I3.0004-GALIH AYU KINTEKI-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.I3.0004-GALIH AYU KINTEKI-DAPUS_a.pdf

Download (739kB) | Preview
[img] Text
22.I3.0004-GALIH AYU KINTEKI-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Produk Ready To Eat (RTE) dan ready to cook (RTC) adalah produk yang tidak memerlukan proses pengolahan dan mampu menyuplai kebutuhan gizi harian sehingga bisa dikenal juga sebagai pangan darurat. Pendugaan umur simpan produk makanan terkemas wajib dilakukan karena menurut Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI No. 31 Tahun 2018, produsen wajib mencantumkan informasi yang benar dan jelas tentang produk pangan olahan termasuk tanggal kadaluarsa (expired date) pada kemasan produk. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembuktian keberhasilan sterilisasi dengan pendugaan umur simpan produk RTE varian nasi goreng sosis dalam kemasan retort hasil sterilisasi menggunakan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan parameter proses guna mencapai keseimbangan antara keamanan mikrobiologis dan kualitas sensori produk serta melakukan pendugaan umur simpan terhadap produk Ready To Eat (RTE) varian nasi goreng sosis dalam kemasan retort. Proses pembuatan produk ready meal varian nasi goreng sosis dengan berat bersih 250 g dikemas dalam retort pouch dengan perbedaan lama waktu sterilisasi T1=20 menit, T2= 25 menit dan T3=30 menit dan sampel disimpan selama 35 hari pada suhu 35°C, 45°C, dan 55°C setiap selang 7 hari diuji. Pengamatan dilakukan secara berkala setiap 7 hari sekali mulai hari ke-0 sampai hari ke-35 sehingga didapatkan 5 titik pengamatan. Parameter yang dianalisis yaitu total mikroba dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu penyimpanan merupakan faktor utama yang secara signifikan mempengaruhi hasil organoleptik, sedangkan lama waktu sterilisasi dan interaksi antar faktor lainnya cenderung memiliki pengaruh yang lebih terbatas atau tidak signifikan. Sterilisasi 25 dan 30 menit terbukti lebih efektif dalam menekan total mikrobiologi di bawah 10 CFU/g, sedangkan sterilisasi 20 menit masih menunjukkan kontaminasi pada beberapa titik pengamatan. Estimasi umur simpan dengan metode ASLT menunjukkan bahwa produk RTE nasi goreng sosis dapat bertahan hingga 6–24 bulan pada suhu penyimpanan 35°C. Diketahui suhu tinggi sangat berpengaruh pada penurunan mutu warna dan overall, jika dilihat dari penurunan mutu tekstur dan aroma produk RTE nasi goreng sosis dapat bertahan hingga 10-24 bulan pada suhu penyimpanan 35°C.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology
Divisions: Graduate Program in Psychology > Master of Psychology
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 03 Nov 2025 02:24
Last Modified: 03 Nov 2025 02:24
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38964
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item