MARTININGTYAS, TRIAS ELVI SOEBEKTI (2025) ANALISIS SISTEM JAMINAN KEAMANAN DAN MUTU PANGAN BERDASARKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENGOLAH IKAN BANDUNG DARI KLASTER BANDENG DI KOTA SEMARANG. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.I3.0001-TRIAS ELVI SOEBEKTI MARTININGTYAS-COVER_a.pdf Download (848kB) | Preview |
|
|
Text
22.I3.0001-TRIAS ELVI SOEBEKTI MARTININGTYAS-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
22.I3.0001-TRIAS ELVI SOEBEKTI MARTININGTYAS-DAPUS_a.pdf Download (811kB) | Preview |
|
|
Text
22.I3.0001-TRIAS ELVI SOEBEKTI MARTININGTYAS-DAPUS21.E1.0057_a.pdf Download (811kB) | Preview |
|
|
Text
22.I3.0001-TRIAS ELVI SOEBEKTI MARTININGTYAS-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penjaminan mutu keamanan pangan adalah rangkaian proses dan usaha yang dilakukan dalam rangka memastikan bahwa produk pangan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi manusia dan memenuhi persyaratan standar mutu keamanan pangan yang ditetapkan. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2019 tentang Persyaratan dan Tata Cara Penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) menjelaskan bahwa penjaminan mutu keamanan pangan adalah untuk memastikan mutu dan keamanan hasil perikanan yang diproduksi telah memenuhi standar yang ditetapkan. SKP (Sertifikat Kelayakan Pengolahan) adalah dokumen yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada pengolah hasil perikanan yang melakukan usaha perikanan yang telah menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Operating Standar Procedure (SSOP). Klaster bandeng di Kota Semarang adalah kelompok pengolah bandeng yang memiliki anggota sebanyak 52 orang. Anggota klaster bandeng yang memiliki SKP berjumlah 13 orang dengan kategori A, B, C dan 39 orang belum memiliki SKP. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mengapa hanya sebagian kecil dari anggota klaster bandeng di Kota Semarang yang termovitasi mendapatkan SKP, dan sejauh mana faktor pengetahuan, sikap dan tindakan mendorong atau menghambat penerapan GMP dan SSOP di klaster tersebut. Penelitian dilakukan selama 3 bulan, dengan obyek penelitian semua anggota klaster bandeng. Metode penelitian yang dipilih adalah survai melalui wawancara dan Forum Group Discussion (GFD) dan pengamatan langsung dan studi pustaka. Hasil penelitian adalah terdapat ketidakselarasan tingkat pengetahuan, sikap dan praktik keamanan pangan anggota klaster bandeng di Kota Semarang, dimana tingkat pengetahuan dan sikap keamanan pangan termasuk dalam kategori sedang sedangkan tingkat praktik keamanan pangan termasuk dalam kategori rendah. Kata kunci: penjaminan mutu keamanan pangan, SKP, klaster bandeng, tingkat pengetahuan, sikap, praktik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Food Technology |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 02:23 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 02:23 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38963 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
