KRISMALITA, TIRZA REGINA (2025) KOMUNIKASI INTRAPERSONAL DALAM PERILAKU PENGEMBANGAN DIRI SELF REWARD DI COFFEE SHOP MELALUI KAJIAN PERSPEKTIF TEORI DISONANSI KOGNITIF (STUDI KASUS MAHASISWA GENERASI Z UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.M1.0077-TIRZA REGINA KRISMALITA-COVER_a.pdf Download (701kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0077-TIRZA REGINA KRISMALITA-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.M1.0077-TIRZA REGINA KRISMALITA-DAPUS_a.pdf Download (769kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0077-TIRZA REGINA KRISMALITA-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Fenomena self-reward menjadi bagian dari gaya hidup Generasi Z, termasuk di kalangan mahasiswa yang kerap memanfaatkannya sebagai sarana meredakan stres, meningkatkan produktivitas, atau memberi apresiasi pada diri sendiri. Penelitian ini bertujuan memahami perilaku self-reward mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang di coffee shop, dengan menelaahnya melalui perspektif komunikasi intrapersonal dan teori disonansi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik snowball sampling untuk memilih mahasiswa aktif yang terlibat dalam berbagai kegiatan kampus maupun luar kampus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan mengaitkan proses komunikasi intrapersonal dan dinamika pengambilan keputusan konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran makna self-reward yang tidak lagi semata dipahami sebagai apresiasi atas pencapaian, melainkan sebagai penghargaan terhadap proses menuju pencapaian tersebut. Pergeseran ini menciptakan rasa nyaman yang dapat mendorong perilaku impulsif dan berulang, sehingga memicu disonansi kognitif ketika bertentangan dengan prinsip hidup hemat. Temuan ini juga mengungkap bahwa coffee shop bukanlah faktor penentu utama perilaku selfreward, melainkan hanya medium yang dipilih. Faktor kunci terletak pada kemampuan refleksi diri, regulasi emosi, dan kesadaran dalam mengendalikan perilaku konsumtif. Penelitian ini menegaskan bahwa self-reward berbeda dari konsumsi biasa karena pemaknaannya bersifat personal dan kontekstual, sejalan dengan konsep open context Mick & DeMoss (1990). Implikasi temuan ini memberi wawasan bagi mahasiswa dalam mengelola self-reward secara bijak serta menjadi rujukan bagi pelaku usaha coffee shop dalam memahami perilaku konsumen mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 07:48 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 07:48 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38943 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
