ANGELA, INNOCENTIA (2025) BRANDING POLITIK PASLON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEMARANG AGUSTIN-ISWAR MELALUI MEDIA KAMPANYE SELAMA MASA KAMPANYE PILKADA KOTA SEMARANG 2024. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.M1.0008-INNOCENTIA ANGELA-COVER_a.pdf Download (608kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0008-INNOCENTIA ANGELA-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
21.M1.0008-INNOCENTIA ANGELA-DAPUS_a.pdf Download (679kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0008-INNOCENTIA ANGELA-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi ajang penting bagi pasangan calon (paslon) untuk membangun citra dan menjangkau masyarakat melalui strategi komunikasi yang efektif, salah satunya melalui branding politik. Branding politik diperlukan agar paslon memiliki pembeda yang kuat dari lawan politiknya dan menciptakan citra yang konsisten di benak pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana branding politik dilakukan oleh paslon Walikota dan Wakil Walikota Semarang 2024, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin, melalui media kampanye selama masa kampanye. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dokumentasi bahan kampanye, alat peraga kampanye (APK), serta unggahan akun Instagram resmi paslon. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paslon Agustin-Iswar menerapkan empat indikator utama dalam strategi branding politik mereka, yakni popularitas (awareness), reputasi (trust), konsistensi pesan, dan identitas visual. Keempat indikator tersebut diwujudkan dalam bentuk kampanye yang menyeluruh, mulai dari distribusi bahan kampanye fisik seperti pamflet, brosur, dan kaos, hingga pemasangan spanduk dan baliho serta penggunaan media sosial yang aktif. Meskipun desain visual dalam APK dan bahan kampanye cenderung seragam, konten di Instagram @agustinawilujengp dan @iswaraminuddin tampil lebih beragam, menampilkan narasi personal, kegiatan turun ke lapangan, serta interaksi sosial dengan warga. Menurut peneliti, paslon lebih berfokus pada penguatan branding melalui konsistensi pesan dan identitas visual karena dua aspek ini menjadi kunci dalam membentuk persepsi yang stabil dan mudah dikenali oleh masyarakat. Kesimpulannya, strategi branding politik Agustin-Iswar mencerminkan komunikasi politik yang konsisten, inklusif, dan membangun kedekatan sosial. Pendekatan tersebut memperkuat citra mereka sebagai pemimpin yang responsif, membumi, dan memiliki hubungan emosional dengan masyarakat. Kata kunci : alat peraga kampanye, bahan kampanye, branding politik, instagram, komunikasi politik, pilkada.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 07:47 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 07:47 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38926 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
