Search for collections on Unika Repository

PERAN BIDAN DI KOTA GORONTALO DALAM PELAKSANAAN ABORTUS KARENA KEDARURATAN MEDIS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN

PAKAYA, ILHAM (2025) PERAN BIDAN DI KOTA GORONTALO DALAM PELAKSANAAN ABORTUS KARENA KEDARURATAN MEDIS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
21.C2.0021-ILHAM PAKAYA-COVER_a.pdf

Download (754kB) | Preview
[img] Text
21.C2.0021-ILHAM PAKAYA-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
21.C2.0021-ILHAM PAKAYA-DAPUS_a.pdf

Download (822kB) | Preview
[img] Text
21.C2.0021-ILHAM PAKAYA-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Aborsi menjadi salah satu masalah yang cukup serius dan belum bisa ditangani, bagi kalangan ibu maupun para remaja mengharuskan peran maksimal dari bidan dalam menanganinya dengan implementasi Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penganturan peran bidan di Kota Gorontalo Dalam Pelaksanaan Abortus karena kedaruratan medis, Peran Bidan di Kota Gorontalo Dalam Pelaksanaan Abortus Karena Kedaruratan Medis, dan kendala Bidan di Kota Gorontalo dalam Pelaksanaan Abortus karena kedaruratan medis ditinjau dari Undang-Undang No.17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan bagi bidan dalam menangani pasien yang memerlukan aborsi karena kedaruratan medis belum ada, termasuk tidak adanya SPO. Peran bidan dalam melayani pasien yang memerlukan aborsi karena kedaruratan medis lebih pada peran sebagai fasilitator, komunikator, edukator dan konselor. Hal ini karena bidan tidak memiliki kewenangan menangani aborsi. Kendala yang dihadapi karena kurangnya pemahaman hukum, kurangnya sosialisasi kebijakan dan pelatihan, kurangnya fasilitas dan sarana prasarana. Kata kunci: Aborsi darurat medis, Bidan, Peran

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 30 Oct 2025 07:42
Last Modified: 30 Oct 2025 07:42
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38868
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item