PALUPI, FRANSISKA DEALISIA (2025) PELAKSANAAN IZIN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) HANDYCRAFT YANG BERJUALAN SECARA ONLINE DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.C1.0038-FRANSISKA DEALISIA PALUPI-COVER_a.pdf Download (835kB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0038-FRANSISKA DEALISIA PALUPI-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0038-FRANSISKA DEALISIA PALUPI-DAPUS_a.pdf Download (767kB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0038-FRANSISKA DEALISIA PALUPI-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (975kB) |
Abstract
Izin usaha menjadi dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha sebagaimana yang diatur dalam Pasal 8 ayat (1) Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha, termasuk pelaku usaha handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang. Kenyataannya yang terjadi dilapangan tidak selaras dengan peraturan yang ada, karena masih banyak ditemukan pelaku usaha handycraft yang berjualan secara online belum memiliki izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengaturan izin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) handycraft yang berjualan secara online? 2) Bagaimana pelaksanaan izin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang? 3) Apa saja hambatan-hambatan dalam pelaksanaan izin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pengaturan izin usaha UMKM handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang terkait kewajiban pelaku usaha untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) diatur dalam dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta Pasal 8 ayat (1) Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Pendaftaran izin usaha dapat diakses secara online melalui sistem Online Single Submission (OSS). Pelaksanaan izin usaha UMKM handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang pada kenyataannya belum terlaksana secara efektif. Hal tersebut dikarenakan pelaku usaha handycraft online belum memahami terkait dengan izin usaha, sehingga masih banyak yang belum memiliki NIB. Hambatan pelaksanaan izin usaha UMKM handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang yang disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci: Izin Usaha, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kota Semarang
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 07:41 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 07:41 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38855 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
