KRISTANTI, CLARA and SIAHAAN, RAME TRI PUTRI (2025) STUDI EKSPERIMENTAL EFEKTIVITAS GROUTING PADA TANAH BERPASIR (SANDY CLAY). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
18.B1.0067-CLARA KRISTANTI & 24.B1.0068-RAME TRI PUTRI S_COVER_a.pdf Download (958kB) | Preview |
|
|
Text
18.B1.0067-CLARA KRISTANTI & 24.B1.0068-RAME TRI PUTRI S_ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
18.B1.0067-CLARA KRISTANTI & 24.B1.0068-RAME TRI PUTRI S_DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
18.B1.0067-CLARA KRISTANTI & 24.B1.0068-RAME TRI PUTRI S_LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Efektivitas metode grouting pada tanah berpasir bertujuan untuk mengeksplorasi melalui studi eksperimental. Grouting merupakan teknik perbaikan tanah dengan cara menyuntikkan material ke dalam rongga tanah untuk meningkatkan sifat mekanik dan stabilitasnya. Metode penelitian meliputi pengujian indeks property tanah, uji pemadatan (Proctor Standar), dan uji California Bearing Ratio (CBR) sebelum dan setelah perlakuan grouting. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar air dan berat isi kering (ɣd) tanah lempung sebesar 64,09 % dan 1,248 gr/cm³; pasir 100 % sebelum grouting 7,22 % dan 1,213 gr/cm³; serta pasir 100 % setelah grouting 5,17 % dan 1,928 gr/cm³. Untuk campuran pasir 75 % - lempung 25 %, kadar air dan ɣd sebelum grouting adalah 8,29 % dan 1,739 gr/cm³, sedangkan setelah grouting menjadi 17,92 % dan 1,659 gr/cm³. Campuran pasir 50 % - lempung 50 % menunjukkan kadar air dan ɣd sebelum grouting 26,39 % dan 1,022 gr/cm³, serta setelah grouting 16,43 % dan 1,289 gr/cm³. Hasil dari Atterberg Limit tanah lempung tercatat hasil plastisitas indeks sebesar 7,78 %. Hasil uji Proctor Standar menghasilkan kadar air optimum dan ɣd maksimum masing-masing untuk pasir 100 % yaitu 3,62 % dan 1,679 gr/cm³, pasir 75 % - lempung 25 % memiliki hasil 14,5 % dan 1,613 gr/cm³, serta pasir 50 % - lempung 50 % memiliki hasil 10 % dan 1,466 gr/cm³. Uji CBR menunjukkan nilai untuk pasir 100 % sebelum grouting sebesar 11,835 % (SNI) dan 13,483 % (manual), serta setelah grouting memiliki nilai berkisar antara 4,12 % – 22,977 % tergantung posisi pengujian (atas atau bawah mold). Campuran pasir 75 % - lempung 25 % mengalami peningkatan nilai CBR dari 3,296 % menjadi 4,945 % setelah grouting. Sementara itu, pada campuran pasir 50 % - lempung 50 %, nilai CBR justru menurun dari 0,824 % menjadi 0,699 %. Hasil ini menunjukkan bahwa grouting dapat meningkatkan daya dukung tanah pada komposisi tertentu, meskipun tidak selalu menghasilkan perbaikan yang signifikan pada semua kondisi. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang penerapan grouting sebagai teknik perbaikan tanah dalam bidang teknik sipil.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 07:34 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 07:34 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38776 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
