UTAMI, TRI ASTUTI (2024) Kesehatan Mental Remaja Ditinjau dari Kualitas Hubungan Keluarga. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.E1.0314_TRI ASTUTI UTAMI_COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.E1.0314_TRI ASTUTI UTAMI_TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (773kB) |
||
|
Text
20.E1.0314_TRI ASTUTI UTAMI_DAFPUS.pdf Download (699kB) | Preview |
|
|
Text
20.E1.0314_TRI ASTUTI UTAMI_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Remaja dengan kesehatan mental yang baik atau buruk sering kali mencerminkan peran penting keluarga dalam kehidupan mereka. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kualitas hubungan keluarga dengan kesehatan mental remaja. Hubungan keluarga yang memberikan dukungan dan memiliki waktu berkualitas berdampak pada kohesi keluarga sehingga meningkatkan kesehatan mental remaja. Sebaliknya, hubungan keluarga yang penuh konflik dapat memicu masalah kesehatan mental pada remaja seperti depresi, kecemasan hingga kehilangan kontrol. Tujuan penelitian ini yaitu meninjau kembali korelasi antara kualitas hubungan keluarga dengan kesehatan mental pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara kualitas hubungan keluarga dengan kesehatan mental remaja. Semakin tinggi kualitas hubungan keluarga maka kesehatan mental remaja juga semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah kualitas hubungan keluarga maka kesehatan mental remaja juga semakin rendah. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling di sebuah SMA Kota Bekasi pada kelas X dan XI. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 160 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala hubungan keluarga yaitu FRAS (15 item, α= 0,923) dan skala kesehatan mental remaja yaitu BMHI-12 (11 item, α= 0,909). Analisis data menggunakan uji korelasi pearson. Berdasarkan uji korelasi pearson ditemukan adanya hubungan yang sangat signifikan antara kualitas hubungan keluarga dengan kesehatan mental remaja sebesar rxy=0.745 dengan p 0.00<0.01 sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hubungan keluarga memberikan kontribusi efektif sebesar 55.5% terhadap kesehatan mental remaja. Kata kunci : Kesehatan Mental, Hubungan Keluarga, Remaja
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology |
| Depositing User: | mr. Jodi Armanto |
| Date Deposited: | 15 Jul 2025 06:47 |
| Last Modified: | 15 Jul 2025 06:47 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38154 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
