BASCA, GAVRIEL REYNALDO and APRIAN A, FRANCESCO GIAN (2024) EVALUASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE LOCATION - BASED MANAGEMENT SYSTEM MENGGUNAKAN TACTPLAN SOFTWARE (Studi Kasus Proyek X). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_COVER.pdf Download (742kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_DAFPUS.pdf Download (810kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0001_GAVRIEL REYNALDO BASCA_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
Abstract
Tantangan keterlambatan dalam sektor konstruksi di Indonesia, sering disebabkan oleh perencanaan maupun penjadwalan yang kurang optimal melalui metode penjadwalan berbasis aktivitas seperti bar chart. Kondisi tersebut dapat diatasi dengan metode penjadwalan berbasis lokasi salah satunya yaitu dengan menggunakan metode penjadwalan Location-Based Management System (LBMS) yang diimplementasikan melalui Tactplan Software. Penelitian dilakukan melalui studi kasus Proyek X di Semarang yang dilakukan melalui 2 kelompok pengolahan. Pengolahan pertama dilakukan melalui membandingkan fitur yang ada pada Tactplan Software yaitu Paced, As Soon As Possible (ASAP), dan gabungan ASAP + Paced. Penggunaan fitur yang mampu menciptakan penjadwalan optimal dengan hasil reduksi penjadwalan 9,142% menggunakan fitur ASAP dengan penghematan mencapai Rp 21.425.000,-. Pengolahan kedua dilakukan dengan membandingkan kondisi optimal pada olahan data tahap pertama menggunakan fitur ASAP terhadap 4 Skenario optimalisasi. 4 Skenario tersebut terdiri dari urutan pekerjaan antar Zona searah (Skenario 1); urutan pekerjaan antar zona direncanakan dari kuantitas terkecil ke yang terbesar (Skenario 2); urutan pekerjaan antar zona direncanakan searah, dengan kuantitas antar zona hampir sama (Skenario 3); dan zonasi yang dibagi lagi masing – masing zonanya menjadi sub zonasi (Skenario 4) dengan kondisi semua skenario direncanakan menggunakan ASAP. Apabila ditinjau dari alir durasi antar aktivitasnya diperoleh skenario optimal pada Skenario 4. Hal ini membuktikan semakin kecil zona pekerjaan dengan alur pergerakan pekerjaan antar zona searah dengan jarum jam akan membuat pekerjaan memiliki durasi yang singkat dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering > Applied Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | Mr Yosua Norman Rumondor |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 05:35 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 05:35 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37990 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
