PURNOMO, KANAYA NAZARETTA (2024) MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA PEMERINTAH TIONGKOK DAN ETNIS MUSLIM UIGHUR DI PROVINSI XINJIANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_COVER.pdf Download (800kB) | Preview |
|
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (784kB) |
||
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (696kB) |
||
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_DAFPUS.pdf Download (786kB) | Preview |
|
|
Text
20.C1.0024_KANAYA NAZARETTA PURNOMO_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (969kB) |
Abstract
Sengketa internasional termasuk salah satu sisi dalam hubungan internasional. Hubungan internasional dapat diartikan sebagai hubungan yang diadakan antar negara, negara dengan individu, atau negara dengan organisasi internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui perspektif hukum internasional terhadap pelanggaran HAM terhadap Etnis Muslim Uighur di wilayah Xinjiang dan mengetahui cara-cara penyelesaian sengketa yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan sengketa antara pemerintah Tiongkok dan Etnis Muslim Uighur Di Xinjiang. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data diperoleh dengan studi kepustakaan Peraturan perundang-undangan, konvensi, selain itu juga didapatkan dari buku dan jurnal terkait dengan judul. Pemerintah Tiongkok telah melakukan banyak pelanggaran HAM terhadap etnis muslim uighur berupa genosida dan kejahatan kemanusiaan. Kejahatan terhadap kemanusiaan diatur dalam Pasal 7 Statuta Roma, crimes against humanity. Penyelesaian sengketa yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan sengketa antara pemerintah Tiongkok dan etnis muslim Uighur yaitu dengan menggunakan cara diplomatik yaitu dengan cara proses negosiasi dan komunikasi antara negara-negara atau pihak-pihak yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama. Penyelesaian melalui hukum humaniter internasional juga dapat dilakukan dengan kasus ini akan dilimpahkan kepada ICC oleh dewan keamanan PBB.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law > 341 Law of nations 300 Social Sciences > 340 Law > 346 Private Law > Law Protection 300 Social Sciences > 340 Law > 349 Law of specific jurisdictions & areas |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Yosua Norman Rumondor |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 05:22 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 05:22 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37914 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
