PURWATI, SRI (2024) KEBIJAKAN KESEHATAN REPRODUKSI DI KABUPATEN BLORA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_COVER.pdf Download (879kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (952kB) |
||
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (774kB) |
||
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_DAFPUS.pdf Download (994kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0077_SRI PURWATI, S.TR.KEB_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Remaja umumnya menghadapi permasalahan terkait seksualitas dan kesehatan reproduksi yang disebabkan terbatasnya informasi dan advokasi. Hal ini diperkirakan menjadi penyebab angka kejadian perkawinan anak di Jawa Tengah melampaui rata-rata nasional yaitu mencapai 9,75%, dan Kabupaten Blora termasuk diantara kabupaten tertinggi dengan kasus perkawinan anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pengaturan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya pencegahan perkawinan anak; 2) Bagaimana pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya pencegahan perkawinan anak; 3) Faktor-faktor apakah yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya pencegahan perkawinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis.Tujuan penelitian adalah untuk mendiskriptifkan dan menganalisis tentang pengaturan, pelaksanaan dan faktor-faktor yang menjadi kendala pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya mencegah perkawinan anak. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara terhadap informan utama, informan pendukung dan responden. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian semua data tersebut dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengaturan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam pencegahan perkawinan anak secara khusus belum ada, namun sudah ada peraturan terkait pendidikan kesehatan reproduksi dalam Perkada-Perkada Kabupaten Blora. Namun, subtansi materi tentang kesehatan reproduksi pada anak dan remaja belum sesuai dengan peraturan perundangan; 2) Pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya pencegahan perkawinan anak melalui berbagai program dan kegiatan belum dilaksanakan secara optimal karena pelaksanaan program kegiatan saling tumpang tindih; 3) Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi di Kabupaten Blora dalam upaya pencegahan perkawinan anak, yaitu belum ada kebijakan khusus tentang kesehatan reproduksi pada anak dan remaja dengan subtansi materi kesehatan reproduksi yang sesuai dengan Peraturan perundang-undangan, belum ada komitmen antar dinas terkait dalam pelaksanaan kebijakan kesehatan reproduksi pada anak dan remaja, belum tersedianya fasilitas pelayanan PKPR yang memadai baik di Puskesmas maupun di sekolah, dan belum tersedianya sumber daya manusia pelaksana kebijakan kesehatan reproduksi yang berkompeten.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law > 345 Criminal law > Medical Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | Mr Yosua Norman Rumondor |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 04:59 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 04:59 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37874 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
