DHARMA, BENEDIKTUS WIRA SURYA (2025) PEMANFAATAN MIKROKONTROLLER STM32F407VET6 SEBAGAI PENGENDALI KALANG TERBUKA PADA CUK-INVERTER. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__COVER.pdf Download (744kB) | Preview |
|
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__BSB I.pdf Restricted to Registered users only Download (704kB) |
||
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (994kB) |
||
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__DAPUS.pdf Download (778kB) | Preview |
|
|
Text
20.F1.0010-BENEDIKTUS WIRA SURYA D__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (852kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi dalam sistem catu daya semakin pesat. Secara umum, catu daya memiliki berbagai jenis sumber energi, salah satunya adalah inverter yang berfungsi mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC. Inverter menjadi komponen penting dalam industri yang menggunakan energi terbarukan, seperti energi matahari. Namun, inverter konvensional umumnya hanya menggunakan topologi konverter yang menghasilkan tegangan keluaran berupa Buck atau Boost, yang membatasi fleksibilitas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas rentang tegangan keluaran inverter dengan memodifikasi topologi konverter menjadi kombinasi inverter dan konverter, yang dikenal sebagai Cuk Inverter. Modifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja konversi daya. Penelitian ini menganalisis siklus kerja topologi Cuk Converter yang menghasilkan PWM mirip dengan Cuk Inverter. Simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PSIM dan dibandingkan dengan hasil implementasi alat. Pada implementasi alat, sinyal PWM dihasilkan oleh mikrokontroler STM32F407VET6. Pengujian dilakukan di laboratorium menggunakan peralatan standar. Hasilnya menunjukkan bahwa topologi Cuk Inverter memiliki rentang tegangan keluaran yang baik, yakni antara 0,5 hingga 1,5 kali tegangan masukan. Selain itu, Total Harmonic Distortion (THD) yang dihasilkan berada di bawah 5%, sehingga memenuhi standar aman. Dengan demikian, topologi Cuk Inverter dapat menjadi solusi efisien untuk konversi energi terbarukan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering |
| Depositing User: | mr. Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 02:30 |
| Last Modified: | 10 Jul 2025 02:30 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37720 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
