MA'RUF, ASHAR (2024) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK ANAK DENGAN STATUS GIZI STUNTING DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MOROWALI. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_COVER.pdf Download (696kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) |
||
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (688kB) |
||
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_DAFPUS.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0039-ASHAR. MARUF_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Permasalahan Stunting di Indonesia merupakan permasalahan nasional. Di Kabupaten Morowali jumlah stunting tahun 2021 berjumlah 569 anak dan pada tahun 2022 berjumlah 647 anak yang stunting. Hal ini diakibatkan karena belum maksimalnya pelayanan kesehatan bagi anak Stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menjelaskan tentang perlindungan hukum pada anak stunting dalam pemenuhan layanan kesehatan dan menjelaskan tentang implementasi kebijakan perlindungan hukum pada anak stunting dalam pemenuhan layanan kesehatan di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis sosiologis. Data primer didapatkan dari studi lapangan dengan melakukan wawancara dan data sekunder didapatkan dari studi kepustakaan. Populasi pada penelitian tersebut sebanyak 11 Puskesmas. Sampel sebanyak 2 Puskesmas yaitu Puskesmas bahodopi dan Puskesmas Fonuasingko. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kabupaten morowali sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Percepatan penurunan Stunting dengan melakukan program edukasi, PMT,Kunjungan Rumah. Namun, implementasi dalam pemenuhan pelayanan kesehatan bagi anak Stunting belum maksimal. Sehingga Peraturan daerah perlu dipertegas lagi yang lebih khusus dengan memuat aturan hak dan kewajiban anak penderita stunting, hak dan kewajiban orang tua, profesionalisme pelayanan kesehatan dalam pencegahan dan penanganan stunting, peran serta masyarakat, sarana dan prasarana, pengawasan dan sanksi hukum kepada petugas kesehatan, masyarakat, maupun terhadap orang tua yang mengabaikan kewajibannya yang mengakibatkan hak anak tidak terpenuhi. Hambatan yang didapatkan yaitu pengetahuan ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, kebijakan secara teknis dalam mengatur pemenuhan pelayanan kesehatan bagi anak Stunting, kurangnya koordinasi antara pimpinan dan petugas Kesehatan untuk menurunkan Stunting. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Anak, Stunting
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 06:35 |
| Last Modified: | 07 Jul 2025 06:35 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37708 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
