SETI, THERESIA INTANI (2024) HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DI PUSKESMAS KECAMATAN NGALIYAN, KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (882kB) |
||
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_DAFPUS.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
20.P1.0039-THERESIA INTANI SETI_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
Abstract
Stunting menjadi masalah serius di bidang kesehatan yang terjadi di dunia, termasuk Indonesia. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu dari masa janin hingga anak berusia 24 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun di Puskesmas Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak 1-3 tahun yang ada di Puskesmas Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Penentuan sampel menggunakan teknik consecutive sampling sehingga diperoleh 66 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa 19 anak (28,8%) mendapatkan ASI eksklusif, terdiri dari 14 anak (21,2%) stunting dan 5 anak (7,6%) tidak stunting. Sedangkan 47 anak (71,2%) tidak mendapatkan ASI eksklusif, terdiri dari 21 anak (31,8%) stunting dan 26 anak (39,4%) tidak stunting. Analisis bivariat menggunakan chi-square didapatkan nilai p value sebesar 0,033. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting di Puskesmas Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Kata kunci: stunting, ASI Eksklusif
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health > Healthy |
| Divisions: | Faculty of Medicine |
| Depositing User: | mr. Jodi Armanto |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 03:05 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 03:05 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37704 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
