MUJAYANTI, MUJAYANTI (2024) PELAKSANAAN AUTOPSI FORENSIK SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI DI RS UMUM BHAYANGKARA TK. I PUSDOKKES POLRI). S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_COVER.pdf Download (900kB) | Preview |
|
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
||
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
||
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
||
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_DAFPUS.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
21.C2.0122-MUJAYANTI_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
Abstract
Pelaksanaan autopsi forensik sebagai alat bukti dalam kasus tindak pidana pembunuhan guna kepentingan peradilan telah diatur dalam Pasal 133 dan Pasal 134 KUHAP, bahkan pasal 222 KUHP juga telah mengatur sanksi pidana terhadap pihak yang sengaja menghalang-halangi autopsi forensic. Namun demikian memang tidak dapat dipungkiri, masih terdapat kendala dalam implementasi pelaksanaan otopsi forensik termasuk di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan autopsi forensik dalam pengungkapan tindak pidana pembunuhan yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Tk Pusdokkes Polri sebagai awal analisis pada pemeriksaan pengungkapan melalui pemeriksaan autopsi forensik, untuk menganalisis faktor penghambat pelaksanaan otopsi forensic dalam mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan. Di dalam tesis ini Penulis menggunakan metode penelitian yuridis empiris dan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dengan objek penelitian seluruh informasi tentang pelaksanaan autopsi forensik sebagai alat bukti tindak pidana pembunuhan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Jakarta. Pihak Rumah Sakit melaksanakan tahapan-tahapan pembuktian pembunuhan melalui autopsi forensik antara lain (1)Pada Tahap Penyidikan Tindak Pidana pembunuhan setelah dilakukan proses autopsi forensik, Pembuktian untuk menentukan apakah si pelaku Tindak Pidana benar atau tidaknya melakukan perbuatan Pidana untuk menemukan alat bukti Autopsi yang dilakukan oleh Seorang Dokter Ahli Forensik di Rumah Sakit Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri (2) Untuk mengetahui peranan autopsi pada pembuktian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit (3) urgensi dilakukannya autopsi forensik Guna mengungkap kejanggalan kematian seseorang yang tidak wajar, menentukan ada atau tidaknya peristiwa pembunuhan serta mencari kebenaran materil, sehingga membuat terang dalam pemeriksaan di sidang peradilan termasuk yang menjadi atensi publik Kata Kunci : pembuktian pembunuhan, pelaksanaan autopsi
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 05:39 |
| Last Modified: | 07 Jul 2025 05:39 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37686 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
