Search for collections on Unika Repository

FUNGSI REKAM MEDIS PADA ODONTOLOGI FORENSIK DALAM RANGKA MENJAMIN PERLINDUNGAN HUKUM PADA PROSES IDENTIFIKASI KORBAN BENCANA

HANDAYANI, LINA (2025) FUNGSI REKAM MEDIS PADA ODONTOLOGI FORENSIK DALAM RANGKA MENJAMIN PERLINDUNGAN HUKUM PADA PROSES IDENTIFIKASI KORBAN BENCANA. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__COVER.pdf

Download (759kB) | Preview
[img] Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (785kB)
[img] Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (862kB)
[img] Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (649kB)
[img]
Preview
Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__DAPUS.pdf

Download (725kB) | Preview
[img] Text
22.C2.0096_DRG. LINA HANDAYANI, SP.KGA., MM__LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Rekam medis merupakan catatan lengkap dan sistematis mengenai kondisi kesehatan, diagnosis, perawatan, dan riwayat medis pasien yang disusun oleh tenaga medis. Gigi, sebagai bagian tubuh yang memiliki kekuatan dan ketahanan luar biasa, menjadi fokus utama dalam proses identifikasi korban bencana. Secara das sollen Pasal 296 ayat (1) Undang-Undang No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan menyatakan bahwa “setiap tenaga medis dan Tenaga Kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan perseorangan wajib membuat rekam medis”. Namun secara implementasi tidak semua fasilitas layanan kesehatan mempunyai rekam medis gigi para pasiennya sehingga tentu regulasi yang ada tidak terimplementasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisa pengaturan tentang rekam medis pada odontologi forensik, pelaksanaan rekam medis odontologi forensik dan merumuskan pengaturan yang ideal terkait rekam medis pada odontologi forensik yang ideal dalam rangka proses identifikasi agar dapat memberikan perlindungan hukum bagi korban bencana. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis empiris dengan pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka untuk mencari data sekunder dan studi lapangan untuk mencari data primer melalui penyebaran kuisioner terhadap responden yang terdiri dari dokter gigi pada rumah sakit pemerintah (RS Bhayangkara Provinsi Bali), Klinik swasta/klinik pribadi di Provinsi Bali. Metode analisis dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai rekam medis dalam odontologi forensik di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 296 Ayat (1) dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Pelaksanaan rekam medis odontologi forensik di beberapa fasilitas layanan kesehatan sudah sesuai dengan standar internasional dalam hal identifikasi korban bencana. Namun, masih ada tantangan dalam hal ketersediaan data ante-mortem yang memadai, terutama di wilayah-wilayah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan gigi.Pengaturan yang ideal terkait rekam medis dalam odontologi forensik memerlukan integrasi teknologi digital yang memastikan kelengkapan dan aksesibilitas data rekam medis.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences
300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: mr. Dwi Purnomo
Date Deposited: 09 Jul 2025 11:17
Last Modified: 09 Jul 2025 11:17
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37402
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item