APRIANTO, WAHYU (2025) IMPLEMENTASI KERAHASIAAN REKAM MEDIS PADA RUMAH SAKIT LEVEL 1 INDO – FPU MINUSCA 5 AFRIKA TENGAH. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__DAPUS.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0087_WAHYU APRIANTO__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Setiap fasilitas pelayanan pada kesehatan wajib menyelenggarakan rekam medis yang memiliki banyak aspek kegunaan dan berisikan catatan dan dokumen penting tentang identitas pasien, pengobatan, pemeriksaan, tindakan serta pelayanan lain yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaturan kebijakan terkait penerapan kerahasiaan rekam medis pada Rumah Sakit di Indonesia dan Afrika Tengah, pelaksanaan kerahasiaan data rekam medis dalam rangka pelindungan hukum terhadap pasien di Rumah Sakit Level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah, serta bentuk pelindungan hukum data pasien terkait kebijakan kerahasiaan rekam medis di Rumah Sakit level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah. Penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif analitis. Lokasi penelitian dilakukan di RS Level 1 Indo–Fpu Minusca 5 Afrika Tengah. Jenis data berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara, adapun data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan kebijakan penerapan kerahasiaan rekam medis pada Rumah Sakit Level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah telah sesuai dengan Permenkes No. 24 Tahun 2022, UU No. 17 Tahun 2023 dan KUHPerdata, serta menggunakan prinsip-prinsip dalam Deklarasi PBB meliputi kerahasiaan, akses pasien, persetujuan informasi dan keamanan data. Implementasi kerahasiaan data rekam medis dalam rangka pelindungan hukum terhadap pasien di Rumah Sakit Level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah yang didirikan oleh Pemerintah Indonesia c.q. POLRI dalam rangka memelihara misi perdamaian PBB meliputi kontrol akses yang ketat, enkripsi data, penanganan data sesuai dengan SOP, Pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan dan Pengawasan dan audit kepatuhan. Bentuk pelindungan hukum data pasien terkait kebijakan kerahasiaan rekam medis di Rumah Sakit level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah berupa pembatasan akses hanya untuk tenaga medis yang berwenang, penggunaan teknologi informasi yang aman, pemenuhan hak pasien dan pemberlakuan sanksi bagi pelanggaran. Rekomendasi atas saran Peneliti adalah agar Rumah Sakit level 1 Indo-FPU Minusca 5 Afrika Tengah terus meningkatkan teknologi keamanan dan melakukan audit eksternal secara berkala untuk melindungi data pasien dari ancaman siber. Selain itu, penting untuk memberlakukan sanksi tegas bagi pelanggar kebijakan kerahasiaan dan memberikan edukasi kepada pasien tentang privasi data pasien.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr. Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 07:03 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 07:03 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37386 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
