WIJAYA, HENDRIK (2025) PENGATURAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM MUTIARA BUNDA SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM BAGI TENAGA KESEHATAN. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.C2.0076_Hendrik Wijaya_LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Manusia dengan lingkungan mempunyai hubungan yang sangat dinamis. Perpubahan dalam lingkungan hidup yang dapat menyebabkan perubahan dalam kondisi fisik maupun psikis manusia untuk beradaptasi dengan keadaan dan kondisi yang baru. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tanggung jawab Rumah Sakit Umum Islami Mutiara Bunda dalam pengelolaan limbah medis padat sebagai salah satu bentuk perlindungan hukum bagi tenaga Kesehatan serta bagaimana akibat hukum yang harus ditanggung dan berisiko terhadap tenaga Kesehatan apabila Rumah Sakit tidak melakukan pengelolaan limbah medis padat secara tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologi dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tanggung jawab Rumah Sakit Umum Islami Mutiara Bunda dalam pengelolaan limbah medis padat yaitu melakukan tahap pengelolaan yaitu pengurangan, pemilahan, penyimpanan dan serifikasi. Dan akibat hukum yang harus ditanggung dan resiko yang dialami tenaga Kesehatan apabila rumah sakit tidak melakukan pengelolaan limbah medis padat secara tepat pastinya yaitu cacat fisik, infeksi dan penyakit menular. Tuntutan hukum atas insiden yang diakibatkan oleh pengelolaan limbah B3 yang buruk. Biaya litigasi, kompensasi kepada korban, dan denda dari regulasi dapat menjadi beban finansial yang signifikan. Reputasi rumah sakit akan berpengaruh sehingga secara tidak langsung menyebabkan premi asuransi Kesehatan atau tanggungjawab hukum meningkat, yang akan menambah biaya operasional rumah sakit. Diharapkan tenaga Kesehatan harus dengan seksama memperhitungkan resiko yang diakibatkan kecelakaan kerja yang mungkin belum diatur dan belum diaudit sehingga bisa mencegah dan memberikan kepada manajemen rumah akit pbila ada prosedur limbah yang belum terregulasi dengan tepat.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr. Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 00:52 |
| Last Modified: | 10 Jul 2025 00:52 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37328 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
