FITRIANTIKA, ISNA (2024) TERITORIALITAS RUANG PUBLIK DAN SEMI PUBLIK PADA RUMAH SUSUN DI KELURAHAN KALIGAWE KOTA SEMARANG. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_COVER.pdf Download (969kB) | Preview |
|
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_DAFPUS.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.A2.0005-ISNA FITRIANTIKA_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) |
Abstract
Kebutuhan akan tempat yang layak semakin tinggi. Sementara itu, lahan untuk perumahan terbatas. Dan kemudian rumah susun menjadi salah satu solusi untuk menyikapi problematika tersebut. Salah satu rumah susun tersebut yaitu Rumah Susun di Kelurahan Kaligawe Kota Semarang dengan 7 (tujuh) bangunan twin block-nya. Studi awal menunjukan beragam jenis ruang yang ada di Rumah Susun di Kelurahan Kaligawe Semarang. Ruangan tersebut merupakan ruang publik, ruang semi publik, dan ruang privat. Di kemudian hari, muncul adanya pemanfaatan ruang publik dan ruang semi publik tersebut menjadi ruang privat dengan memberikan batas teritori yang nyata atau hanya simbol semata, yaitu seperti: meletakan bangku milik pribadi pada teras depan unit hunian dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami teritorialitas yang terjadi pada ruang publik dan semi publik Rumah Susun di Kelurahan Kaligawe Kota Semarang, meliputi: sebab, akibat, tanda, hingga arti dari teritorialitas yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teori yang dijadikan pedoman selama proses penelitian adalah teori teritori dari Irwin Altman dengan metode pengamatan behavioral mapping. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu telah terjadi teritorialitas pada ruang publik dan semi publik Blok A dan Blok B Rumah Susun di Kelurahan Kaligawe Kota Semarang dengan memberikan tanda berupa barang sebagai batas wilayah yang bersifat permanen ataupun sementara dan batas imajiner yang diungkapkan oleh penghuni rumah susun atas rasa kepemilikan akan suatu ruang. Teritorialitas yang terjadi di teras hunian, selasar tangga darurat, dan selasar ruang serbaguna Blok A dan B masuk ke dalam kategori teritori primer. Aula dan jembatan penghubung Blok A dan B masuk ke dalam kategori teritori sekunder. Kemudian untuk lapangan, selasar parkir, dan area tangga Blok A dan B berlangsung teritori publik. Kata kunci : Rumah Susun, Ruang Publik dan Semi Publik, Teritorialitas.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Graduate Program in Architecture Faculty of Architecture and Design > Graduate Program in Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 04:42 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 04:42 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37260 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
