BELIA, ELIZABETH QUEENA (2024) GEDUNG GEREJA KRISTEN JAWAMENARA KASIH SALATIGA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__COVER.pdf Download (686kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (960kB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (17MB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__DAFPUS.pdf Download (716kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0111_ELIZABETH QUEENA BELIA__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
Abstract
Gereja, berasal dari Bahasa Portugis "Igreja" yang dalam Bahasa Latin "Ecclesia" atau dalam Bahasa Yunani "Ekklesia," memiliki makna sebagai perkumpulan atau orang-orang yang dipanggil keluar. Walaupun intinya adalah orang-orangnya, namun diperlukan tempat sebagai wadah beribadah dan bersekutu. Gereja Kristen Jawa (GKJ) Menara Kasih Salatiga, sejak terbentuk, belum memiliki gedung gereja sendiri dan mengadakan kebaktiannya di kawasan kantor Sinode GKJ. Dalam melaksanakan pelayanannya, GKJ Menara Kasih membutuhkan gedung sendiri untuk mendukung kegiatan peribadatan dan pelayanan kepada jemaat yang mencakup berbagai kegiatan. Pelayanan gereja ini terutama difokuskan pada wilayah Kota Salatiga, dengan mayoritas jemaat berasal dari Brangkongan, Ujung-Ujung, Kali Londo, Blondo, Celong, Nanggulan, Gendongan, Butuh, Pereng Sari, Karang Duwet, Karangpete, dan Kalitaman, tempat dimana gedung gereja direncanakan dibangun. GKJ Menara Kasih, sebagai representasi Gereja Kristen Jawa, perlu mengekspresikan identitasnya melalui pendekatan pada Arsitektur Gereja dan Arsitektur Tradisional Jawa. Arsitektur Gereja sendiri bukan sekedar bangunan namun yang terpenting adalah persekutuan orang atau jemaatnya. Sedangkan Arsitektur Tradisional Jawa menekankan pada keyakinan Masyarakat Jawa yang tercermin melalui arsitekturnya terkhususnya pada tipologi atap. Pendekatan ini mencakup aspek-aspek seperti bentuk dan tata ruang, ornamen dan dekorasi, material bangunan, serta taman dan lingkungan sekitar. Dengan menggabungkan elemenelemen kedua arsitektur tersebut dengan hati-hati, GKJ Menara Kasih diharapkan dapat menjadi tempat yang harmonis, memadukan identitas Gereja Kristen Jawa, dan tetap mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh gereja tersebut. Kata kunci: Gereja, Gereja Kristen Jawa, Arsitektur Religius, Arsitektur Jawa
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 03:12 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 03:12 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37222 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
