MELODIA, ARANTISA SALWA (2024) COTTAGE DI PESISIR KABUPATEN DEMAK. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__COVER.pdf Download (799kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (18MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__DAFPUS.pdf Download (679kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0104_ARANTISA SALWA MELODIA__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (675kB) |
Abstract
Kabupaten Demak merupakan wilayah yang letaknya strategis sehingga memiliki potensi pariwisata yang baik terutama di sektor pariwisata budaya dan religi. Salah satu ciri khas/lokalitas yang paling menonjol apabila wisatawan berkunjung ke Demak adalah banyaknya tempat wisata religi. Hal ini disebabkan karena Demak memiliki nilai historis yang kuat, nilai historis ini berkaitan dengan cerita Wali Songo dan kerajaan atau kesultanan Demak. Banyak unsur historis yang akhirnya menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Demak, contohnya Masjid Agung Demak. Tidak hanya wisata religi, Demak juga memiliki beberapa wisata alam. Dari segi jumlah tempat wisata, wilayah Demak sangat berpotensi untuk berkembang menjadi sasaran turis/wisatawan. Dinas Pariwisata Kabupaten Demak menunjukkan bahwa jumlah pengunjung objek wisata di Kabupaten Demak terus mengalami peningkatan sejak tahun 2017. Pada tahun 2022, jumlah pengunjung objek wisata meningkat pesat menjadi 2.159.793 pengunjung. Dari data pengunjung objek wisata, dapat dilihat bahwa minat pengunjung/wisatawan terhadap objek wisata yang ada di Demak cukup tinggi. Dari data tersebut, Demak memerlukan adanya pengembangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana, salah satunya dengan memaksimalkan fungsi dari bangunan penginapan yang ada di Kabupaten Demak. Kabupaten Demak seringkali menjadi tempat “transit”, dimana pengunjung/wisatawan lebih sering berkunjung ke tempat wisata yang ada di daerah tersebut ketimbang menginap atau makan. Hal ini disebabkan karena sarana prasarana wisata di Demak terutama di bagian penginapan dan restoran kurang dimanfaatkan dengan baik, terutama di daerah pantai Glagah Wangi. Oleh karena itu, perlu adanya bangunan yang setidaknya dapat menjadi fasilitas tempat menginap yang baik bagi para wisatawan, seperti cottage. Cottage dapat menjadi kemudahan sarana, daya tarik, dan terobosan baru bagi kebutuhan wisatawan di sektor penginapan. Selain itu, keberadaan cottage diharapkan dapat membantu meminimalisir resiko bencana abrasi. Kata kunci: cottage, pesisir, kabupaten Demak.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 03:11 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 03:11 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37219 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
