YUWONO, KRISNA SEPTA ADI (2024) ANALISIS POLA KOMUNIKASI KELOMPOK MIKROMINORITAS AHMADIYAH UNTUK MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__COVER.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__DAFPUS.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
19.M1.0101_KRISNA SEPTA ADI YUWONO__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Komunikasi merupakan hal penting yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan suatu pesan dan makna terhadap manusia lain dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi harus mempunyai timbal balik antar manusia yang terlibat, barulah komunikasi tersebut dapat berjalan. Adanya berbagai bentuk dari komunikasi tergantung dari fenomena sosial seperti kaum minoritas yang terdapat pada suatu wilayah. Kaum minoritas ini kemudian membentuk pola dan bentuk komunikasi yang mereka gunakan untuk dapat berkomunikasi dengan kaum mayoritas di suatu daerah. Minoritas adalah kelompok orang yang sejarahnya tidak tertulis, kondisi keberadaannya tidak dikenal, cita-cita dan aspirasinya tidak diapresiasi. Dalam penelitian ini kelompok minoritas yang menjadi pembahasan merupakan Kelompok Islam Ahmadiyah di Kota Semarang. Komunikasi dan eksistensi dari Ahmadiyah di Kota Semarang menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini. Ahmadiyah di Kota Semarang sudah membangun dan menunjukkan eksistensi mereka melalui beberapa kegiatan yang mereka ikuti, kegiatan tersebut berupa kegiatan-kegiatan sosial yang membantu masyarakat yang terkena bencana. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi yang diterapkan dalam menjaga eksistensi mereka dan bagaimana Ahmadiyah sebagai minoritas dapat bertahan dalam masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian kali ini yaitu teori pola komunikasi, komunikasi antar kelompok, komunikasi antar budaya dan eksistensi. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data kualitatif yang melibatkan pengumpulan data wawancara melalui observasi, penelitian dan tinjauan pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa Kelompok Islam Ahmadiyah yang tergabung dalam Jemaat Ahmadiyah Indonesia Kota Semarang menunjukkan eksistensi mereka dengan mengadakan beberapa kegiatan sosial seperti donasi dan beberapa diskusi-diskusi yang diikuti dalam PELITA atau Persaudaraan Lintas Agama di Kota Semarang. Media sosial berperan aktif dalam eksistensi mereka yaitu adanya website dari Ahmadiyah di Kota Semarang yang cukup aktif. Terhadap kelompok eksternal, komunikasi dari Ahmadiyah di Kota Semarang ini cukup baik, mereka menjaga hubungan mereka dengan kelompokkelompok lain dan juga tergabung ke dalam PELITA sehingga mereka memiliki hubungan erat terhadap kepercayaan lain. Adanya komunikasi dan kerja sama dengan pihak eksternal ini menjadikan konsep Rabtah yang dijalankan oleh Ahmadiyah untuk menjalankan pola komunikasinya berjalan dengan baik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | mr. Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 07:54 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 07:54 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37212 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
