RAMDAN, YASMINA ITSNAINI (2024) PERPUSTAKAAN UMUM DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HYBRID DI KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__COVER.pdf Download (767kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (16MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (658kB) |
||
|
Text
20.A1.0044_YASMINA ITSNAINI RAMDAN__COVER.pdf Download (767kB) | Preview |
Abstract
Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Kota Yogyakarta disebut sebagai kota pendidikan karena banyak pelajar yang menuntut ilmu di kota ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa berdasarkan provinsinya, Yogyakarta menjadi provinsi dengan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tertinggi di dalam negeri pada tahun 2021. Nilainya mencapai 70,55 poin dan masuk ke dalam kategori tinggi. Lonjakan pengunjung pada perpustakaan umum tingkat Kota/Kabupaten yang ada di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, terutama setelah terjadinya pandemi Covid-19 di tahun 2020. Berdasarkan data dari Bappeda Yogyakarta tahun 2023, peningkatan yang paling signifikan terjadi antara tahun 2021 dan 2022, yaitu dari yang jumlahnya sebesar 293.233 orang menjadi 418.738 orang untuk tiga perpustakaan. Jika dihitung untuk satu buah perpustakaan, maka rata-ratanya adalah sekitar 97.744 orang hingga 139.579 orang yang datang ke perpustakaan. Dengan kondisi luas lantai Perpustakaan Kota Yogyakarta yang hanya memiliki luas sebesar ±600 m , maka sangat potensial untuk melalukan penambahan bangunann perpustakaan yang lebih luas dan besar agar dapat mencakup semua pengunjung. Proyek ini dirancang dengan memperhatikan prinsip dan motode dari konsep Arsitektur Hybrid untuk menggabungkan beberapa fungsi yang berbeda tersebut sehingga menciptakan bangunan perpustakaan yang tidak hanya digunakan untuk kegiatan membaca dan meminjam buku, tetapi juga dapat digunakan untuk kegiatan lainnya, seperti rekreasi, berkumpul, dan bersantai. Dimana menggabungkan fungsi perpustakaan dengan fungsi lain yang berbeda, seperti fungsi kafe, dimana kafe merupakan salah satu tempat yang banyak digunakan para mahasiswa maupun pekerja kantoran untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan mereka, sehingga dapat memberikan persepsi yang berbeda dari sebuah pepustakaan. Kata kunci: perpustakaan, jumlah pengunjung, arsitektur hybrid
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 03:10 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 03:10 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37183 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
