ARETHA, LIM, MICHELLE SHANNON (2024) PUSAT REHABILITASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__COVER.pdf Download (680kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (15MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0009_LIM MICHELLE SHANNON A__LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) |
Abstract
Kasus bunuh diri di Jawa Tengah akhir-akhir ini semakin meningkat. Sebanyak 5 kasus bunuh diri yang dilakukan oleh mahasiswa dan 5 kasus percobaan bunuh diri di Kota Semarang. Menurut WHO, 90% kasus bunuh diri pada remaja berkaitan dengan masalah kesehatan mental. Hal ini memicu perhatian pemerintah Kota Semarang untuk menyediakan fasilitas terkait kesehatan mental yang dikhususkan untuk remaja. Kota Semarang memiliki 375,522 penduduk dengan usia remaja, yang membutuhkan pantauan khusus terhadap kesehatan mental mereka. Perancangan Pusat Rehabilitasi Kesehatan Mental ini dibuat berdasarkan UU RI No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan nyaman dan asri, tata ruang sesuai klasifikasi penyakit mental, serta menerapkan material yang aman dan nyaman bagi remaja. Permasalahan utama dalam perancangan mencakup bagaimana menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri, perletakan tata ruang dan pola ruang yang sesuai dengan klasifikasi penyakit mental, serta penerapan material yang aman. Pusat Rehabilitasi Kesehatan Mental Remaja harus memberikan pelayanan penyembuhan optimal untuk remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental. Penulis menggunakan metode pengumpulan data secara kualitatif melalui observasi dan pengamatan secara langsung dan melalui internet, serta melakukan wawancara pada praktisi dibidang psikologis remaja. Tujuan dari penulisan proposal ini untuk memberikan gambaran dan menunjukkan kelayakan proyek untuk menciptakan bangunan fasilitas kesehatan mental bagi remaja sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya gangguan mental. Pusat Rehabilitasi Kesehatan Mental Remaja ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan produktivitas masyarakat dengan mengurangi angka depresi yang menyebabkan kasus bunuh diri meningkat. Kata Kunci: Bunuh Diri, Penyakit Mental, Remaja, Rehabilitasi Mental, Semarang
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 05:56 |
| Last Modified: | 07 Jul 2025 15:34 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37102 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
