RAHMATIKA, TASYA EMERALDTINA (2023) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI KAWASAN HERITAGE JETAYU KOTA PEKALONGAN. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__COVER.pdf Download (718kB) | Preview |
|
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (24MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (731kB) | Preview |
|
|
Text
18.A1.0098_TASYA EMERALDTINA RAHMATIKA__LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Kota Pekalongan merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang memiliki angka kematian ibu yang tinggi, yaitu 6 (enam) kasus pada akhir tahun 2019 yang kemudian mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun sehingga tercatat menjadi 9 (Sembilan) kasus dan 11 (sebelas) kasus pada tahun 2020. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kasus tiap tahun yang seharusnya dapat diantisipasi dari jumlah fasilitas Kesehatan rujukan di kawasan tersebut. Sementara itu pada data kematian bayi, terjadi penurunan dari tahun 2019 ke tahun selanjutnya namun tidak terjadi perubahan pada tahun selanjutnya. Penyebab utama dari hasil pencarian melalui berita setempat mengungkapkan bahwa tingginya jumlah kematian pertahun dipengaruhi faktor ibu yang memiliki RESTI(Resiko Tinggi) dan KEK(Kekurangan Energi Kronis). Selain itu faktor yang lain adalah ketidak sanggupan dari sistem rujukan pada kawasan pekalongan dan sekitarnya dalam menangani kasus-kasus tersebut. (sumber: Satu Data, Kota Pekalongan) Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pekalongan (RTRW) tahun 2018 bahwa pada lahan cagar budaya gedung eks-karesidenan kota pekalongan yang terletak di Jalan Diponegoro, kelurahan Dukuh, kecamatan pekalongan utara dilakukan alih fungsi menjadi rumah sakit ibu dan anak. Berdasarkan urgensi dan permasalahan yang muncul dari tapak terpilih maka digunakan pendekatan arsitektur kontekstual kontras terhadap lingkungan tapak terhadap eksisting bangunan cagar budaya. Sementara fasad bangunan rumah sakit menggunakan pendekatan arsitektur modern sehingga dapat memenuhi permasalahan desain terhadap regulasi bangunan rumah sakit yang terdapat dalam permenkes. Kata kunci: kontekstual kontras, modern, rumah sakit ibu dan anak, tumbuh
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 02:21 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 02:21 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37015 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
