TYAS, MARIA PULO WENING (2025) CULTURAL FACTORS AFFECTING THE DEVELOPMENT OF RESILIENCE IN BULLYING VICTIMS REPRESENTED BY MOON DONG-EUN IN THE GLORY. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_COVER.pdf Download (538kB) | Preview |
|
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (902kB) |
||
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (521kB) |
||
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
||
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_BAB IV_.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
||
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (408kB) |
||
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_DAFPUS.pdf Download (488kB) | Preview |
|
|
Text
21.J1.0005_MARIA PULO WENING TYAS_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (404kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor budaya yang mempengaruhi perkembangan ketahanan diri pada korban perundungan yang digambarkan oleh karakter Moon Dong-Eun dalam serial The Glory. Dalam penelitian ini, digunakan teori perundungan dari Rigby (2003) yang menjelaskan dampak psikologis dari perundungan terhadap korban, serta teori ketahanan dari Crenshaw et al. (2023) yang menekankan pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan trauma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moon Dong-Eun, sebagai karakter utama dalam serial ini, mengalami perundungan berat yang menyebabkan trauma fisik dan psikologis yang mendalam, yang terlihat dalam flashback, perasaan tidak berharga, serta kesulitan membangun hubungan interpersonal yang sehat. Faktor budaya, seperti tekanan kolektivitas dalam masyarakat Korea yang mengutamakan harmoni kelompok dan hierarki sosial yang kaku, turut memperburuk kondisi Dong-Eun, memperkuat rasa ketidakberdayaan dan isolasi. Meskipun demikian, hubungan yang mendukung, seperti yang ia miliki dengan Joo Yeo-jeong, serta perjuangannya untuk mencari keadilan melalui bukti yang memberatkan pelaku, memperlihatkan perkembangan ketahanan diri dalam menghadapi trauma. Penelitian ini menemukan bahwa faktor budaya yang mengarah pada kekurangan dukungan sosial dapat memperburuk dampak perundungan, sementara hubungan interpersonal yang aman dan pencarian keadilan berperan penting dalam memulihkan rasa diri dan membangun ketahanan dalam menghadapi trauma.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 400 Language |
| Divisions: | Faculty of Language and Art > Department of English Literature |
| Depositing User: | ms. Wiwien Vieragustin |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 15:26 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 15:26 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36938 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
