Search for collections on Unika Repository

EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH PELELANGAN UMUM DAN EKATALOG DIUKUR DARI ASPEK KUALITAS, WAKTU, BIAYA, DAN MANFAAT Studi Kasus di Proyek Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantren Miftahul Ulum TA 2023 dan Proyek Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantren Insan Kamil di Kabupaten Karanganyar

HENDRASWORO, Y. YOGI (2025) EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH PELELANGAN UMUM DAN EKATALOG DIUKUR DARI ASPEK KUALITAS, WAKTU, BIAYA, DAN MANFAAT Studi Kasus di Proyek Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantren Miftahul Ulum TA 2023 dan Proyek Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantren Insan Kamil di Kabupaten Karanganyar. Project Report. Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
25.B5.0003_Y. YOGI HENDRASWORO_COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
25.B5.0003_Y. YOGI HENDRASWORO_BAB I-IV_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
25.B5.0003_Y. YOGI HENDRASWORO_DAPUS_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
25.B5.0003_Y. YOGI HENDRASWORO_LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pelaksanaan lelang dengan menggunakan metode penawar terendah sebagai pemenang telah menyebabkan banyak kegagalan performa kontraktor. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kontraktor di Indonesia mengajukan penawaran sebesar 86% dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Akibatnya, berbagai masalah finansial muncul selama pelaksanaan proyek. Kontraktor kesulitan mengatasi ketidakpastian harga dan memenuhi persyaratan spesifikasi teknis. Perilaku oportunis dalam persiapan penawaran oleh kontraktor sering terjadi. Kondisi pasar dan jumlah kontraktor yang ikut dalam tender dapat berdampak negatif terhadap estimasi biaya kontraktor. Hal tersebut juga disebabkan karena kriteria kualifikasi kontraktor tidak menjadi penentu pemenang dari kontraktor. Penawar terendah menjadi pemenang memiliki risiko mendapatkan kontraktor dengan perolehan nilai yang lebih kecil untuk indikator lain apabila dibandingkan dengan pesaingnya. Metode pemilihan tersebut mengabaikan perbedaan dalam kemampuan pelaksanaan kontraktor. Kontraktor dengan kemampuan pelaksanaan yang rendah dapat menyebabkan masalah dalam kualitas, jadwal, atau keselamatan proyek. Inovasi untuk mendapatkan penyedia jasa melalui media elektronik merupakan alternatif untuk pelelangan di sektor konstruksi. Penerapan proses pengadaan secara elektronik / e-procurment / e-katalog sesuai dengan peraturan yang berlaku menjadi salah satu solusi utama untuk meningkatkan efisiensi dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Ada suatu argumen bahwa e-procurement dapat mengatasi tiga masalah umum dalam praktik pengadaan yaitu, kurangnya akses informasi penawaran, kolusi di antara pihak yang menawar, dan korupsi. Sukma (2017) menunjukkan bahwa e-procurement atau e-katalog dapat mengurangi kemungkinan adanya arogansi serta meningkatkan kompetensi melalui transparansi yang diperoleh dalam penerapannya. Penelitian ini mencari apa yang menyebabkan proses dalam metode pemilihan pemenang tender berdasarkan harga terendah cenderung menghasilkan kegagalan performa kontraktor. Dan bagaimana sistem e-procurement atau e-katalog dapat diintegrasikan dalam proses pelelangan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan mengurangi risiko kegagalan kontraktor dalam proyek konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods) yaitu suatu metode penelitian antara metode kuantitatif dengan metode kualitatif untuk digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliable dan objektif. metode kuantitatif berdasarkan data-data angka di proyek seperti progress, hasil uji, dan lain-lain, sedangkan metode kualitatif dari persepsi dari pengamatan & observasi dan wawancara pihak terkait. Hasil Penelitian menunjukkan dari sisi kualitas metode pemilihan pemenang tender berdasarkan harga terendah cenderung menghasilkan kegagalan performa kontraktor seperti kurang rapi dan cacat, dari sisi waktu lebih terlambat dan sulit dikendalikan, dari sisi biaya tentu lebih besar, dan dari sisi manfaat tidak bisa dimanfaatkan sesuai waktu yang diharapkan dan kurang optimal.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Engineer Professional Program
Depositing User: Ms Cristina Mayasari
Date Deposited: 25 Jun 2025 06:23
Last Modified: 25 Jun 2025 06:23
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36876
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item