Search for collections on Unika Repository

PEMBENTUKAN PENGALAMAN RUANG MELALUI STIMULUS MULTISENSORIS PANDEMIC FATIGUE DENGAN PENDEKATAN NEUROSAINS Studi Kasus Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) Disdukcapil Kota Semarang

ARINTA, RIZKA TRI (2025) PEMBENTUKAN PENGALAMAN RUANG MELALUI STIMULUS MULTISENSORIS PANDEMIC FATIGUE DENGAN PENDEKATAN NEUROSAINS Studi Kasus Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) Disdukcapil Kota Semarang. S3 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img] Text
20.A3.0010_Rizka Tri Arinta.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

TPDK Disdukcapil Kota Semarang, melalui pembaruan sistem pelayanan digital Si D’nok di masa pandemi, menimbulkan rasa lelah bagi para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara ruang, pekerja, dan pandemic fatigue melalui pendekatan arsitektur dan neurosains. Keterkaitan tersebut diharapkan dapat membentuk konsep kebertahanan diri seseorang di dalam ruang. Penelitian dilakukan dengan studi kasus pada TPDK Disdukcapil Kota Semarang, yang meraih penghargaan pelayanan publik inovatif di Indonesia pada masa pandemi. Studi kasus ini digunakan untuk mengeksplorasi pembentukan pengalaman kerja dengan memberikan tambahan stimulasi terkait pandemi di ruang kerja. Pendekatan penelitian dilakukan dalam tiga tahap: Survei lapangan, wawancara, dan kuesioner Fatigue Assessment Scale (FAS) untuk mengidentifikasi tingkat rasa lelah yang dirasakan pekerja serta stimulus multisensoris yang memengaruhi kelelahan di ruang kerja. Pengamatan individu pada tiga ruang kerja di TPDK Disdukcapil Kota Semarang. Evaluasi kasus dari respons neurokognitif pekerja dan pengaruhnya terhadap ruang kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus multisensoris, seperti pencahayaan, warna, suara, dan bau, memengaruhi pengalaman ruang. Pengalaman tersebut dibentuk melalui proses neurokognitif pekerja dalam mempersepsikan dan merekognisi ruang. Ditemukan tujuh aspek utama, yaitu kontras, atmosfer, konteks, dimensi, kepadatan ruang, emosi, dan keaslian ruang, yang terbentuk dari respons kognitif saat diujikan pada ketiga ruang di TPDK Disdukcapil Kota Semarang. Pengalaman ruang dapat diprediksi, dan peluang bertahan di dalam ruang dapat dianalisis dengan menggunakan Teorema Bayes. Konsep teoritis kebertahanan diri seseorang di dalam ruang ditunjukkan melalui peran stimulus dan gangguan sensoris yang terjadi saat pengalaman ruang terbentuk. Dengan neurosains, pembentukan pengalaman ruang dapat memaknai ruang melalui kebertahanan penggunanya.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Doctoral Program in Digital Architecture
Depositing User: Ms Cristina Mayasari
Date Deposited: 25 Jun 2025 06:22
Last Modified: 04 Jul 2025 00:36
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36874
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item