Search for collections on Unika Repository

ASAS PERLINDUNGAN DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN GANJA SEBAGAI OBAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA

WIDYANINGSIH, BIRGITHA HESTI (2025) ASAS PERLINDUNGAN DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN GANJA SEBAGAI OBAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_BAB I_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_BAB III_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_BAB IV_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_DAPUS_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
20.C1.0105_Birgitha Hesti Widyaningsih_LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pemanfaatan ganja sebagai obat telah banyak digunakan di dunia medis. Biasanya digunakan dalam bentuk racikan obat untuk diberikan kepada pasien yang melakukan pengobatan anoreksia dan gejala perilaku pasien demensia. Selain itu ganja banyak digunakan sebagai analgesic yang diberikan pada pasien mengidap penyakit gangguan neuorologis, namun di Indonesia penggunaan ganja untuk keperluan medis masih menjadi sesuatu yang di anggap tidak baik dan bahkan pada Undang-Undang Narkotika karena ganja termasuk narkotika golongan 1 yang dilarang sebagai obat dalam pelayanan Kesehatan. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang asas perlindungan dalam pengaturan penggunaan ganja sebagai obat dalam pelayanan kesehatan di Indonesia, dan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaturan penggunaan ganja sebagai obat dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Metode pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, data sekunder dalam penelitian ini melalui studi kepustakaan yang mencakup 3 (tiga), yakni bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan State approach atau pendekatan perundang-undangan untuk menjawab rumusan masalah. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pengaturan secara khusus tentang penggunaan ganja sebagai obat belum ada. Secara umum dapat dilihat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, namun demikian Undang-Undang ini menetapkan ganja sebagai narkotika golongan I, asas perlindungan belum dijadikan landasan dalam pembentukan peraturan penggunaan ganja medis maupun dalam pelayanan kesehatan bagi pasien yang membutuhkan ganja untuk pengobatan. Oleh karena itu perlindungan bagi orang yang membutuhkan penggunaan ganja sebagai obat belum terwujud. Bahkan menurut UU Narkotika, penggunaan ganja sebagai obat dikategorikan sebagai tindak pidana. Maka perlu dilakukan berbagai Langkah-langkah untuk mendukung legalisasi penggunaan ganja sebagai obat dengan syarat yang tepat dan penggunaan yang terbatas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Ms Cristina Mayasari
Date Deposited: 02 May 2025 06:34
Last Modified: 02 May 2025 06:34
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36727
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item